Rabu, 31 Juli 2013 – Pendis & Madrasah
Peluang Beasiswa bagi Guru Madrasah

Banda Aceh-KemenagNews (31/7/2013) Guru madrasah pencinta ilmu boleh berbangga pada tahun 2013 ini. Sebab ada kesempatan lagi untuk mendapatkan beasiswa S2, walau sangat terbatas. Ada sekitar 250 calon peserta yang direncanakan untuk seluruh Indonesia.

Rencana ini dalam rangka meningkatkan kualifikasi guru-guru madrasah ke jenjang S-2 dengan syarat-syarat dan konsentrasi-konsentrasi atas kebijakan Direktorat Pendidikan Madrasah.

Informasi yang kami terima, ada sekitar 250 guru yang akan di-S2-kan dengan berbagai konsentrasi mata pelajaran itu diperoleh dalam Rapat Koordinasi Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diselenggrakan di Hotel Sahari Butik, Bogor dari tanggal 25 sampai dengan 27 Juli 2013. Kali ini diperuntukan bagi guru yang sudah memperoleh NUPTK untuk beberapa konsentrasi mata pelajaran seperti mata pelajaran dalam kategori Pendidikan Agama Islam dan mata pelajaran-mata pelajaran yang di-UN-kan.

Adapun sejumlah perguruan tinggi yang direncanakan, jika tidak ada perubahan maka perguruan tinggi yang dimaksud adalah Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, IAIN Imam Bonjol, IAIN Banjarmasin, Universitas Negeri Semarang dan STAINU.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Nur Syam, dihadapan peserta rakor yang dihadiri perwakilan Perguruan Tinggi sebagai mitra dalam kerja sama beasiswa kualifikasi guru madrasah dan para Kepala Bidang Pendidikan Madrasah / Pendis seluruh Indonesia menyampaikan bahwa upaya peningkatan kualifikasi guru madrasah sesuatu yang strategik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah. Dalam singgungnya juga menyentuh pola pembelajaran guru yang diharapkan tidak saja pada tataran kognisi tetapi lebih pada humanistic teaching. Walau tidak rinci dalam penjelasannya tentang humanistic teaching namun harapan itu sepatutnya dilakukan dan digali oleh guru-guru madrasah.

Bagi guru-guru madrasah yang berkeinginan untuk mendapat peluang ini, agar dapat memantau pengumumuan yang diperkirakan sekitar bulan Agustus 2013. Untuk tahun ini juga diperkirakan seleksi masuk akan dilaksanakan oleh masing-masing perguruan tinggi mitra. “Mudah-mudahan tahun mendatang agar testing dapat dilaksanakan pada masing-masing Kementerian Agama Provinsi”, demikian harapan salah seorang peserta rakor. Mungkin terbayangkan bahwa jika guru dari Aceh mengikuti testing di Surabaya, akan terpikirakan dana yang diperlukan untuk itu. Sementara sang calon peserta belum tentu lulus seleksi.(taharuddin/y)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.066890 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1210661
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.