[Makassar | Amwarcitra] – Wakil Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar, MA membuka secara resmi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional 2014 di hotel Grand Clarion Makassar, Senin (25/8/2014).
Hadir pula dalam Pembukaan perhelatan KSM Nasional III 2014 tersebut Sekjend Kementerian Agama Nur Syam, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang, serta para Kepala Kanwil Kementerian Agama.
Pertimbangan diselenggarakan KSM 2014 yang berlangsung selama 4 hari (25-29/8) di Makassar itu sebut Wamenag Nasaruddin Umar dalam sambutannya adalah karena Makassar memiliki nilai kesejarahan dalam bidang sains. Sejarah mencatat nama Karaeng Pattingalloang yang berasal dari Makassar sebagai ilmuwan yang terkenal hingga ke Eropa pada tahun 1620-an.
“Bukan karena saya juga dari Makassar, tapi karena Makassar pernah melahirkan ilmuwan di abad ke-17 yang keilmuwannya terkenal hingga ke Eropa, Namun sayangnya, jejak sejarahnya di hancurkan Belanda pada saat menguasai Makassar.” ujar Nasaruddin.
Nasaruddin menambahkan, madrasah merupakan tempat yang pernah melahirkan ilmuwan-ilmuwan yang menemukan ilmu kimia, fisika, aljabbar dan cabang-cabang ilmu pengetahuan lainnya.
“Sejarah mencatat nama Abu Musa Jabir Bin Hayyan sebagai father of chemistry, dia tulen alumni madrasah, Nabi Muhammad juga sangat mengagumi ilmuwan yang pernah membawakannya lampu ke masjidnya, yang seandainya putri Rasulullah masih ada yang belum menikah maka akan dinikahkan dengan ilmuwan tersebut, saking cintanya,” ujar Nasaruddin.
“perbedaan yang mendasar dari siswa sekolah dan madrasah adalah, jika siswa di sekolah hanya menuntut ilmu yang guru kuasai, maka di Madrasah, siswa menuntut ilmunya Allah yang tiada batasnya”, tambahnya.














