Menag: Doa Orang Tua Ada di Balik Kesuksesan Menjadi ASN

Ahsan Khairuna
Ahsan Khairuna
Author21 Mei 2026
Menag: Doa Orang Tua Ada di Balik Kesuksesan Menjadi ASN

Bagi sebagian orang, menjadi Aparatur Sipil Negara mungkin adalah soal pekerjaan dan kepastian masa depan. Namun bagi banyak anak, di balik seragam yang dikenakan hari ini, ada doa panjang orang tua yang diam-diam dipanjatkan di setiap sujud mereka.

Pesan itulah yang disampaikan Menag Nasaruddin Umar saat memberikan arahan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik di lingkungan Kementerian Agama, Kamis, 21 Mei 2026.

Di hadapan para ASN baru, Menag lebih banyak berbicara tentang amanah hidup dibanding sekadar jabatan.

“Selamat kepada ananda semua yang hari ini resmi dilantik menjadi ASN Kementerian Agama,” ujarnya.

Kata Menag, keberhasilan menjadi ASN bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga buah dari perjuangan orang tua yang selama ini bekerja, berdoa, dan berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berhasil.

“Selalu ingat pesan moral dari orang tua. Jangan pernah mengecewakan mereka. Hancur jiwa orang tua ketika anaknya mengecewakan,” tegasnya.

Bagi Menag, ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding profesi lain. Mereka bukan hanya bekerja melayani administrasi negara, tetapi juga membawa wajah moral dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap tugas dan pelayanan publik.

Di tengah arahannya, Menag juga menyinggung soal istiqamah.

“Kalau ingin berhasil dalam karier, istiqamahlah. Prinsip istiqamah akan didampingi Allah,” ungkapnya.

Pesan lain yang turut mendapat perhatian adalah tentang keikhlasan. Menag menyebut ASN Kementerian Agama tidak cukup hanya menjadi “mukhlis”, tetapi juga harus menjadi “mukhlas”.

“Di tempat lain mungkin cukup mukhlis. Tapi di Kemenag harus mukhlas, sedih kalau kebaikannya dipuji orang,” tambah Menag.

Bagi para ASN yang baru dilantik, pesan tersebut bukan sekadar arahan seremonial. Di baliknya, tersimpan pengingat bahwa karier bukan hanya tentang kenaikan jabatan dan penghargaan, tetapi juga tentang menjaga amanah, membahagiakan orang tua, dan tetap ikhlas dalam mengabdi.

Siti Alifah misalnya, ASN Tim Kerja Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag Aceh, mengaku doa orang tua menjadi hal terpenting yang mengantarkannya hingga berada pada posisi saat ini.

Ia mengatakan, pesan Menteri Agama tentang pentingnya doa orang tua sangat dirasakan dalam perjalanan hidupnya hingga berhasil bergabung sebagai ASN Kementerian Agama.

“Benar kata Menteri, doa orang tua yang membuat kami berada pada titik ini. Alhamdulillah, akhirnya bisa bergabung dengan Kementerian Agama,” katanya.

Di Aceh, sebanyak 668 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jumlah awal CPNS formasi tersebut sebanyak 704 orang. Namun, dalam perjalanannya terdapat sejumlah perubahan data, yakni dua orang mengundurkan diri, dua orang meninggal dunia, empat orang dialihkan ke Kementerian Haji, serta 28 orang dialihkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Layanan
harkitnas26
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh