Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi penerus demi mewujudkan kemajuan bersama melalui perlindungan dan penguatan tunas bangsa.
Bertindak sebagai pembina apel, Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Riadiyansyah SE. Dalam amanatnya, Riadiyansyah membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid yang menekankan pentingnya memaknai Hari Kebangkitan Nasional di era modern.
Ia menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser, tidak hanya terkait kedaulatan teritorial, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital.
Menurut Riadiyansyah, momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat untuk terus meneguhkan arah perjalanan bangsa melalui Asta Cita sebagai pedoman dalam menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
“Peringatan Harkitnas ke-118 ini bukan sekadar seremonial tahunan atau rutinitas di atas kertas. Ini adalah pemantik bagi kita semua, khususnya di lingkungan Kemenag Bener Meriah, untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan para pahlawan bangsa. Jika dulu mereka bangkit melawan penjajahan, maka tugas kita hari ini adalah bangkit melawan kemalasan, ketertinggalan teknologi, dan ego sektoral,” tegas Riadiyansyah.
Apel peringatan Harkitnas ke-118 tersebut diikuti para kepala seksi, penyelenggara, pengawas madrasah dan PAI, serta seluruh ASN Kankemenag Bener Meriah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus memohon semangat dan kekuatan untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.[]













