Banda Aceh (Humas) – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerjaselama 2 hari di Aceh, sejak 16 – 17 Desember 2022, kunjungan ini dihadiri WakilKetua Komisi VIII, Hj Diah Pitaloka SSos MSi dan para anggota.
Pada kunker ini, DPR RI mengadakan pertemuan dengan jajaranKanwil Kemenag Aceh, membahas persiapan pelaksanaan haji tahun 2023,pengembangan pendidikan pada pesantren dan madrasah.
Pada kunjungan di salah satu pesantren di Kabupaten Aceh Besar,Komisi VIII ini juga akan menyalurkan sejumlah bantuan kepada 5 pesantren di AcehBesar. Selain itu mereka juga berziarah ke komplek makam Syiah Kuala di BandaAceh.
Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg ikut mendampingirombongan DPR RI mulai ketibaan hingga tuntasnya seluruh agenda kunker selama 2hari ini.
Dalam pertemuan dengan Komisi VIII DPR RI, Kakanwil sampaikanpoin-poin penting terkait perhajian, pendidikan, dan keumatan, Jumat (16Desember 2022) di Aula Arafah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Tim DPR Pusat tiba pagi dan shalat Jumat di Masjid Al-MabrurAsrama Haji.
"Semoga kunjungan Komisi VIII akan menambah semangat kamidi Kementerian Agama Provinsi Aceh dalam berbuat dan terutama dalampenyelenggaraan ibadah haji 2023." katanya di depan tamu dan jajaranKanwil.
Hadir pula sebagai peserta dialog dari jajaran Kankemenag BandaAceh, Aceh Besar, juga dewan guru dan KUA.
Selain menyampaikan dinamika, Kakanwil sampaikan data penting dilingkup Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Melalui Komisi VIII kami berharap madrasah swasta diperlakukanseperti madrasah negeri baik anggaran dan lain sebagainya.
Iqbal mengatakan pihak Kemenag berikhtiar melanjutkan pelayananhaji yang maksimal dan memuaskan.
"Untuk mewujudkan hal tersebut,juga dengan ditunjang adanyaPLHUT yakni di 8 kabupaten/kota, sehingga pelayanan bisa prioritas dan fisikyang memadai," ungkap Iqbal, dalam sambutan setelah sesi penyerahan mobiloperasi ibadah haji.
Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM danHubungan Kerjasama Ir. H. Iskandar Syukri, MM, MT menyebutkan merasa senangdengan pelayanan haji dan kehadiran DPR RI di Aceh.
"Semoga ini menjadi semangat, kita harapkan juga biaya hajidari pemanfaatan pengelolaan dana haji semakin lebih baik, dan adanyapenambahan kuota khusus untuk Aceh," katanya.
Ia menjelaskan selama ini telah terbangun harmonisasi dan sinergiyang sangat baik antara Kanwil Kemenag Aceh dan pemerintah Aceh dalam melakukanberbagai program kegiatan bersama.
Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan musibah gempaCianjur dari Pj Gubernur pada Wakil Ketua VIII DPR RI.
Kegiatan tersebut dihadiri Dewas dan Pelaksana BPKH, PimpinanBaznas, Kepala UPT Asrama Haji, Baitul Mal Aceh dan sejumlah mitra komisi VIII lainnya.[]














