Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari melaunching Madrasah Unggulan di Bireuen, Selasa, 24 April 2026.
Ikut membersamai launching ini, Bupati, Forkopimda, Kakankemenag, dan mitra kerja Kemenag Bireuen. Hadir dalam acara pendidikan yang diprakarsai Kemenag Bireuen, para SKPK setempat. Juga Ketua DWP Kanwil dan DWP Kankemenag Bireuen.
Rangkaian luncuran MI, MTs, dan MA Unggulan di Gedung Hj Fauziah Convention Hall Bireuen ini, dirangkai dengan penyerahan anugerah bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), penghargaan bagi Bupati dan pada Forkopimda Bireuen.
Dalam sambutan peluncuran, Kakanwil apresiasi kolaborasi dan kemitraan Kemenag Bireuen dan mitra terkait, seperti Bupati, Kejari, Kodim 0111, Mahkamah Syariyah, BPN, dan BSI Cabang Birueun dalam majukan pendidikan dan layanan keagamaan.
Kakanwil semangati jajaran, terutama guru. "Kita tidak boleh diam, madrasah terus bergerak, kita juga galakkan digitalisasi meski orang sudah main dengan AI, bahkan orang sudah tingkat terbangkan rudal dengan hanya menekankan tobol dari sini," kata Kakanwil, selepas acara menanam pohon di Peusangan Selatan.
Kita, luncurkan madrasah unggulan, katanya, sehingga nanti bagi kita ada baromater terhadap madrasah unggulan.
"Kita juga mendorong madrasah di Bireuen secara bertahap agar menjadi madrasah unggul," ajaknya.
"Di sini, juga mari ibu bapak manfaatkan guru-guru berprestasi dan guru berinovasi agar madrasah hebat dan bermartabat," imbuhnya.
Sementara dalam laporannya, Kakankemenag Bireuen H Zulkifli SAg MPd rincikan, dalam rangkaian Hardiknas 2026, launching, juga digelar Seminar Digital Madrasah.
Juga dirangkai Penghargaan GTK Berprestasi dari MI, MTs, dan MA dan lembaga. Ini Penghargaan bagi Guru Madrasah yang Berinovasi, Berinspirasi, dan Berdedikasi. Juga Kamad yang Berprestasi.
"Sebelumnya juga ada sesi Penanaman Pohon, semua rangkaian "Semarak Hari Pendidikan Nasional Kankemenag Bireuen 2026," lapornya.
Katanya, seminar dalam rangkain ini digelar agar madrasah dibekali agar terus bergerak, dan para peserta dibekali transformasi digital.
"Kita ingin madrasah bukan hanya penerima inovasi tapi pusat perubahan," ingat Kakankemenag, mantan Kabid Penmad Kanwil.
Acara turut didukung Acer dan Jelajah Ilmu.
Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST sampaikan apresiasi pada Kemenag atas kiprah dan andil selama ini bagi perkembanhan pendidikan agama pondasi dasar bukan sekunder.
Bupati Mukhlis ikut serahkan anugerah simbolis pada penulis buku produktif.
Acara, selain penyerahan apresiasi bagi Bupati dan Forkopimda, juga anugerah bagi penulis buku dari GTK. Juga anugerah bagi lembaga berpreatasi.[]














