Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, menegaskan bahwa humas harus mampu bertransformasi menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik melalui informasi yang akurat, edukatif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Azhari saat membuka Pembinaan Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Aceh di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Aceh, serta Pranata Humas dan Pelaksana Humas dari seluruh kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Azhari menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kehumasan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat citra Kementerian Agama di tengah derasnya arus informasi digital.
"Humas Kementerian Agama harus mampu menjadi sumber informasi yang kredibel, menghadirkan narasi yang mencerahkan, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat," ujar Azhari.
Menurutnya, selama ini pembinaan kehumasan dilakukan secara bertahap terhadap 72 Pranata Humas dan Pelaksana Humas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kualitas publikasi, serta mewujudkan tata kelola informasi publik yang profesional, adaptif, dan akuntabel.
Azhari menjelaskan, transformasi digital menjadi fokus utama pengembangan kehumasan Kementerian Agama Aceh. Humas kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi berkembang menjadi pemberi solusi melalui penyajian informasi yang edukatif, responsif, transparan, serta dikemas dengan pendekatan visual yang menarik sehingga mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Untuk mendukung transformasi tersebut, Kanwil Kemenag Aceh mengoptimalkan informasi resmi melalui portal aceh.kemenag.go.id sebagai pusat berita dan informasi kebijakan Kementerian Agama di Aceh, serta ppidaceh.kemenag.go.id sebagai gerbang layanan keterbukaan informasi publik.
Penyebarluasan informasi juga diperkuat melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp, dan kanal digital lainnya agar komunikasi dengan masyarakat semakin efektif.
Azhari juga menyampaikan beberapa prestasi Humas Kanwil Kemenag Aceh di bidang kehumasan. Pada 2023, Kanwil Kemenag Aceh meraih Terbaik III Pengelolaan Media Sosial Nasional. Setahun kemudian berhasil menjadi Pengelola Media Sosial Terbaik Nasional. Tahun 2025 kembali meraih predikat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kualifikasi Informatif serta PPID Unit Kanwil Berkinerja Terbaik.
Sementara pada 2026, Kanwil Kemenag Aceh menginisiasi Award Karya Humas Aceh (KHA) sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan dedikasi insan humas di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Menutup sambutannya, Azhari berharap seluruh Pranata Humas dan Pelaksana Humas terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi sehingga mampu menghasilkan konten yang berkualitas, kompetitif, serta berdampak positif terhadap citra Kementerian Agama.
"Humas harus menjadi wajah institusi yang menghadirkan informasi yang terpercaya, memperkuat pelayanan publik, dan membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat," pungkasnya.
Pembinaan Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Aceh ini turut menghadirkan Dr Drs Ismail Cawidu MSi, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, sebagai narasumber utama.











