Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi menjadi pembina apel Senin pagi di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, Senin, 6 Juli 2026.
Apel diikuti oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang Eriadi ST para Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kepala Madrasah, Kepala KUA Kecamatan, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag dan KUA Kecamatan se-Kota Sabang.
Dalam amanatnya, Azhari menekankan pentingnya membangun budaya disiplin yang tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan tugas, komunikasi, dan pelaporan kinerja.
Menurutnya, kebijakan Work From Home (WFH) bukan berarti tidak bekerja. ASN tetap harus siap menjalankan tugas, memastikan telepon genggam selalu aktif, serta memantau grup WhatsApp kedinasan, termasuk pada hari libur apabila terdapat informasi penting yang harus segera ditindaklanjuti.
"Disiplin itu cakupannya luas. Kita harus rajin bekerja sekaligus rajin melaporkan hasil pekerjaan. Keduanya harus berjalan seimbang," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama seluruh unsur. Hal tersebut berlaku dalam seluruh layanan Kementerian Agama, mulai dari bimbingan masyarakat, pelayanan pernikahan, hingga berbagai program lainnya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak sekadar menyatakan kesiapan dalam bekerja, tetapi benar-benar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Jangan hanya mengatakan siap, tetapi pelaksanaannya tidak ada. Bekerjalah dengan kepatutan agar setiap pekerjaan yang dilakukan membawa keberkahan," pesan Kakanwil yang pernah mengabdi di Kota Sabang selama 18 tahun.
Pada kesempatan tersebut, Azhari juga mendorong ASN Kementerian Agama untuk terus berinovasi dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagaimana menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi kehumasan Kanwil Kemenag Aceh.
Ia juga mengajak jajaran Kementerian Agama untuk terus mengembangkan program-program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, seperti wakaf produktif. Sebagai contoh, ia mengisahkan kebermanfaatan wakaf Habib Bugak yang hingga kini masih dirasakan oleh jamaah haji asal Aceh meskipun telah berlangsung selama ratusan tahun.
Di akhir arahannya, Azhari menyampaikan apresiasi atas capaian Kantor Kementerian Agama Kota Sabang yang berhasil lolos dalam Penilaian Pendahuluan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).[]











