[Ar-Raniry | Muhammad Yakub Yahya] Dihadiri Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Ibnu Sa’dan MPd (yang diwakili Kabid PAI Kanwil Kemenag, Drs H Saifuddin AR) dan para guru besar, acara pelepassambutan (penyerahterimaan) guru yang rata-rata sudah MA (master) itu, kian bersahaja.
Ruang sidang di lantai II Gedung PPs (Program Pascasarjana) UIN Ar-Raniry itu penuh oleh belasan ibu dan bapak guru, se Aceh. Misalnya ada dari Aceh Selatan dan Aceh Timur, misalnya ada Muhammad Safdy, Darmawi, Darmi, Agustina, Suriani, Susanna, Muhammad Yanis, Zulkhairi, dan Bustami.
Silaturrahmi dan Pelepasan dan Penerimaan Mahasiswa Beasiswa dan Pengawas Program S2 bagi Guru PAI SMP/SMA/SMK dengan Pimpinan PPs UIN Ar-Raniry, yang juga ada ‘sekapur sirih’ yang disampaikan Pak Din (sapaan untuk Drs Saifuddin AR) saat dhuha dan jelang Jumat (9/1) itu memang berkesan.
Semua yang hadir memang Master (guru/pengawas) dari PNS Kemenag Aceh, yang telah dididik UIN, dan siang itu, ‘dikasih’ kembali ke Kemenag.
“Semua kita punya bakat, jadi jangan bilang ‘saya tak ada bakat’, padahal mengawasi ‘kan bisa…” sindir Prof Rusjdi, yang baru setahun ikut Pendidikan Lemhanas bersama 94 alumni seangkatannnya, yang 30 orang itu Kolonel juga.
Sambil memberi semangat pada guru-guru, H Rusydi sampaikan kenangan masa mudanya. Ternyata Pak Rusydi yang mantan Rektor IAIN Ar-Raniry dan mantan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh itu, masuk termuda saat jadi dosen dan acara lainnya, tapi saat bergabung dengan Lemhanas RI, ia masuk tertua. “Ada peserta Lemhasan yang sepulang dari sana, sms kami dan ia bilang, ‘sudah lulus CPNS’,” kutipnya.
Artinya, dia (kawan di Lemhanas) itu, memang belum pegawai saat ikut Pendidika Lemhanas (Lembaga Pertahanan Nasional), sebab lama di Staf Ahli Gubernur, meski gonta-ganti gubernurnya.
“Kini ada mahasiswa pasca tertua, sudah 80-an tahun. Ia ingin dicatat sebagai pelajar sampai maut…” bandingnya.
Hadir selain Prof DR H Rusjdy Ali Muhammad SH MA, ada Prof DR H M Nasir Budiman MA, DR Khairuddin MAg, Syamsul Bahri MA TESOL dan lainnya itu. pelepasan secara formalitas dilakukan Direktru PPs. Selamat…. [inmas]














