[ Pidie Jaya | Humas Pidie Jaya] Pasca musibah gempa bumi yang melanda bumi Aceh khususnya Pidie Jaya dan sekitarnya beberapa waktu lalu (7/12/2016) yang mengakibatkan sejumlah bangunan Sekolah/Madrasah roboh, rusak sedang dan rusak ringan.
Namun kondisi ini tidak menyulut semangat Siswa/Siswi di Kabupaten tersebut untuk Belajar, Walaupun harus menempati tenda, ada juga yang sudah menggunakan ruang belajar Sementara yang sebelumnya mereka juga menggunakan tenda.
Seperti halnya di salah satu Madrasah di Kabupaten Pidie Jaya, MIN Paru, pasca gempa, bangunan Sekolah mereka roboh, mereka menggunakan tenda untuk Belajar tapi sekarang alhamdulillah sudah pindah ke ruang sementara.
Informasi ini disampaikan oleh, Ahmad Yani, S. Ag. Kasi Pendis Kantor Kemenag Kabupaten Pidie Jaya. Sabtu, 7/1/2017.
"Proses belajar mengajar sudah normal, walau mereka belajar dalam keadaan serba keterbatasan,baik yang masih di bawah tenda maupun di ruang belajar sementara, terutama bagi yang gedungnya roboh atau rusak berat, kita berharap semoga Proses Belajar Mengajar normal seperti sedia kala," Harap Yani.
Ia juga mengatakan, bahwa Anak-anak pada dasarnya sangat antusias untuk sekolah dan belajar, namun faktor tempat belajar yang masih di bawah tenda, ada sedikit terkendala, apalagi pada saat hujan, karena becek,
"Hasil pantauan kami pada hari rabu kemarin di MIN paru, walau kondisi hujan anak-anak tetap sekolah dan belajar walau kehadirannya terbatas. Kita terus melakukan kerjasama dengan semua pihak untuk pendampingan murid dan guru dalam membangkitkan semangat kesekolah,semacam truma heling dan phiskosoial dll, " kata Yani.
Ia melanjutkan " yang penting anak anak tetap semangat, kini saatnya kita Bangkit," Tutup Yani []














