Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Tengah, Wahdi MS menegaskan pentingnya komitmen membaca Al-Qur’an bagi siswa remaja Madrasah Aliyah serta konsisten mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan saat melaunching program FUSPITA bersama remaja Madrasah Alyah Negeri (MAN) 1 Aceh Tengah dan MAN 2 Aceh Tengah di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Aceh Tengah, Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Aku Punya Allah, Remaja Biasa, Masa Depan Luar Biasa” tersebut diikuti ratusan siswa dari kedua madrasah.
Dalam sambutannya, Wahdi menyampaikan bahwa remaja madrasah harus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman dan tantangan pergaulan saat ini.
“Remaja madrasah harus memiliki komitmen untuk membaca Al-Qur’an setiap hari dan konsisten mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya pandai membaca, tetapi juga harus mampu menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebiasaan membaca Al-Qur’an secara istiqamah akan membentuk karakter generasi muda yang beriman, disiplin, dan memiliki akhlakul karimah.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam menentukan masa depan. Karena itu, para pelajar madrasah diharapkan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan.
Sementara itu, program FUSPITA atau Forum Ukhuwah Silaturrahmi Pengajian Ibu-Ibu Takengon hadir sebagai wadah pembinaan spiritual dan penguatan karakter Islami bagi remaja madrasah.
Program tersebut bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah, membangun lingkungan pergaulan yang positif, serta membimbing remaja agar tumbuh menjadi generasi yang religius, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Hadir dalam kegiatan launching tersebut Kasubbag Tata Usaha Kemenag Aceh Tengah Irhamna, M.Pd para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Ketua Pembina Fuspita Aceh Tengah Ny. Desilusiana Wahdi, para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah dan Penyuluh Agama Islam.[]












