Komitmen membangun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat oleh Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam.
Tekad ini misalnya dikuatkan melalui kegiatan pembinaan bagi 38 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan Tahun 2025, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan di aula ini menjadi langkah strategis untuk membentuk ASN yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
Pembinaan yang menghadirkan jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam sebagai narasumber tersebut membekali peserta dengan berbagai materi strategis. Materinya meliputi penguatan Core Values ASN BerAKHLAK, pengenalan ASTAPROTAS (Asta Program Prioritas) Kementerian Agama, wawasan mengenai pendidikan madrasah dan urusan keagamaan, serta penguatan disiplin administrasi dan tata kelola keuangan.
Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kompetensi sekaligus karakter ASN agar mampu menjalankan amanah sebagai pelayan publik yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, H Munawar SE MSi, dalam arahannya menegaskan bahwa setiap ASN Kementerian Agama merupakan wajah institusi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap pegawai harus menjaga nama baik Kementerian Agama melalui sikap, perilaku, dan kinerja yang mencerminkan nilai-nilai integritas.
"Seluruh ASN Kementerian Agama adalah teladan di masyarakat. Jagalah nama baik institusi dengan bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik. Jauhilah segala bentuk korupsi, gratifikasi, serta penyalahgunaan wewenang, karena kepercayaan masyarakat dibangun melalui kejujuran dan tanggung jawab, Serta teruslah belajar dan meningkatkan kompetensi, sebab orang yang berpengetahuan akan membuat hal yang sederhana menjadi mudah, sedangkan orang yang tidak berpengetahuan justru akan membuat hal yang sederhana menjadi rumit," tegas Munawar.
Menurutnya, ASN yang memiliki integritas dan kompetensi akan mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas sekaligus menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembinaan ini menjadi bekal penting bagi PNS Angkatan 2025 dalam mengawali pengabdian sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama.
Mengakhiri arahannya, Munawar mengajak seluruh peserta untuk memaknai pengabdian sebagai kesempatan menghadirkan manfaat bagi sesama, bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai ASN.
"Tidak penting seberapa banyak orang mengenal kita. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar manfaat yang kita hadirkan bagi setiap orang yang mengenal kita. Karena pada akhirnya, bukan popularitas yang akan dikenang, melainkan kebermanfaatan yang kita tinggalkan," imbuhnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan 38 PNS Angkatan Tahun 2025 mampu mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK dan mendukung pelaksanaan ASTAPROTAS Kementerian Agama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan lahirnya ASN yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, Kementerian Agama Kota Subulussalam optimistis kualitas layanan kepada umat akan semakin baik serta semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama sebagai institusi yang amanah, bersih, dan melayani.












