Sebanyak 346 siswa madrasah dari jenjang MI, MTs, dan MA di Kabupaten Aceh Tengah mulai berkompetisi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H Wahdi MS, MA di MAN 1 Aceh Tengah, Senin, 7 September 2026.
OMI tingkat kabupaten ini berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026, dengan peserta terdiri dari 88 siswa jenjang MI, 139 siswa MTs, dan 119 siswa MA. Kompetisi ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, potensi, kemampuan akademik, serta daya saing, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Dalam bimbingan dan arahannya, Kepala Kemenag Aceh Tengah H Wahdi MS MA menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta dan pendamping dalam mengikuti setiap tahapan kompetisi. “Ketika kegiatan ini dilakukan dengan maksimal, maka hasilnya juga akan maksimal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan harus berorientasi pada hasil dan memberikan dampak bagi pengembangan peserta didik. “Apa yang kita lakukan hari ini sejatinya harus berorientasi pada hasil. Tujuan OMI ini adalah untuk mengembangkan bakat, potensi, dan daya saing, terutama dalam pengembangan teknologi,” katanya.
Ia juga optimistis akan lahir siswa terbaik yang mampu mengharumkan nama Aceh Tengah di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya yakin kita mampu, dan itu sudah pernah kita buktikan sebelumnya. Kita bahkan pernah mewakili Aceh ke tingkat nasional. Oleh sebab itu, saya yakin dari 346 peserta yang mengikuti OMI ini harus ada yang mewakili Aceh Tengah, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” tegasnya.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Syahria Putraga MPd, Ketua Pokjawas Madrasah Dan, MPd, beserta anggota, serta peserta didik dan para guru pendamping.[]












