Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat turut mendorong penguatan budaya hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan melalui Pelatihan Pengelolaan Lingkungan, Kebersihan dan Sampah Berkelanjutan dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “From Clean Plates to Clean Cities: Membangun Budaya Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Aceh Barat” tersebut dilaksanakan di MAN 1 Aceh Barat, Selasa, 22 September 2026.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh pelajar MAN 1 Aceh Barat, serta pembacaan doa. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh.
Selanjutnya, Ketua Panitia, Muhammad Aries, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Acara diteruskan dengan sambutan dari Pimpinan Media Kiban.co, Banta Sulaiman SH.
Memasuki agenda utama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MA menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan.
Dalam sambutannya, Khairul Azhar menekankan pentingnya membangun kesadaran menjaga kebersihan dan lingkungan yang dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik. Budaya bersih tidak cukup hanya melalui kegiatan sesaat, tetapi perlu dibangun menjadi kebiasaan dan bagian dari karakter warga madrasah.
“Budaya bersih harus dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan terdekat, dan dari kebiasaan sederhana. Ketika kesadaran ini tumbuh di lingkungan madrasah, kita berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Khairul Azhar.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang mengangkat isu pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Menurutnya, semangat From Clean Plates to Clean Cities sejalan dengan upaya membangun lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah pihak yang turut mendukung kegiatan, di antaranya Kakankemenag Aceh Barat, perwakilan Kacabdin Wilayah Aceh Barat, perwakilan Dinas PUPR Aceh Barat, serta Kepala MAN 1 Aceh Barat.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Aceh Barat berharap semangat World Cleanup Day tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan budaya bersih, pengurangan sampah, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di madrasah dan masyarakat Aceh Barat.













