[Magelang | Muhammad Yakub Yahya] Setelah lebih dari 12 jam, usai Kakanwil Kemenag Aceh melepaskan kontingen Aceh di Halaman Kanwil (pukul 11.00 WIB, Ahad 10/5), rombongan pun mendarat di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Ketibaan 27 personil dari siswa MAN se Aceh dan pendamping ini, dikoordinir langsung Kankanwil Drs HM Daud Pakeh (usai menutup Rakor RKA-SK 2016 di Helmes Hotel). “Alhamdulillaah… ka troh u Yogya dilee,” katanya.
Didampingi Pimkonda (Pimpinan Kontingen Daerah) M Charul Saleh SAg, Ketua Panitia Khairul Azahar SAg, sampaikan Selamat Datang ke ‘kota candi’, usai menginapkan sementara peserta di Home Stay sekitar Brobudur, Magelang, sekitar pukul 24.00 WIB. Kakanwil dan rombongan menginap di lokasi lain.
Kontingen yang terdiri dari siswa/siswi MAN Meulaboh, MAN Model Banda Aceh, MAN Monasik, dan RIAB, berangkat dari SIM, transit di Jakarta magrib-isya, dan menuju Yogya dengan Garuda Indonesia.
Sebelum ke Jateng itu, sudah sukses dengan latihan-pelatihan baris-berbaris, keterampilan seni, yel-yel madrasah, dan keterampilan yang lainya. Juga diunjukkan saat pelepasan di samping Taman Sari itu, bersamaan dengan sirine pemadam yang padamkan api kebakaran Shimbun.
PPMN (Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional) ini yang perdana digelar, terbaca pula di simpang-simpang jalan Magelang. PPMN sejak 11 Mei, di Lapangan Tembak Akademi Militer Plempungan, Magelang, Jawa Tengah, dibuka Menag RI.
Saat keberangkatan anak-anak Aceh ke Bandara, ikut pula Kasubbag Umum Yuliardi SE. Dan saat pagi hari perdana (yang suasana pagi terasa 1 jam lebih awal dari di Aceh), dengan menggunakan armada bus, Pimkonda meregistrasikan peserta.
PPMN ini dihadiri 1.290 anggota Pramuka yang ikut serta dalam perkemahan MA. Acara hingga 15 Mei diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI untuk pertama kalinya ini, maka panitia di Aceh pun mengaku ada keterbatasan waktu saat persiapan.
“Pun demikian mari kita berkompetisi secara maksimal dengan 1.290 pramuka madrasah penegak dari seluruh provinsi di tanah air,” ajak Katua Panitia saat sambutan pelepasan. []













