[Singkil | Halimsyah] Tim Kanwil Kemenag Aceh mengadakan Monitoring dan Evaluasi BMN tahun 2014 ke KanKemenag Aceh Singkill, MAN, MTsN dan MIN Singkil. Monev dilakukan terhadap penggunaan anggaran di masing-masing Saker dibawah pembinaan Kemenag Kabupaten Aceh Singkil. Kunjungan Ke MAN Singkil langsung dilaksanakan oleh dua staf Umum Kanwil Kemenag Aceh yaitu Syahrul dan Burhanuddin.
Adapun tujuanya adalah mengisi Instrumen SIMAK/BMN pada masing-masing Satuan Kerja (saker). Realisasi penggunaan yang terdapat dalam DIPA harus tepat sasaran baik anggaran pembangunan dan Rehabilitas sarana prasarana di lingkungan kementrian Agama maupun realitas tentang Barang milik Negara yang ada pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Aceh Singkil (Asing)
Sementara itu dilakukan monitoring juga ke setiap madrasah. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana data BMN itu dengan persedian yang ada di masing-masing saker yang bermanfaa untuk kelancaran proses belajar mengajar di Madrasah.
Kepala Kantor Kemenag Asing Drs.Salihin, dalam hal ini disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Asing Marwan S.Ag MM menyebutkan, tujuan monitoring di madrasah adalah untuk: Memperoleh Imformasi tentang hasil pelaksanaan Anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana yang telah tertuang dalam DIPA saker Kantor Kemenag Aceh Singkil, MAN Singkil, MTsN Singkil, dan MIN Singkil. Memberi masukan kepada pihak pimpinan untuk mengambik kebijakan dalam proses ke depan, terhadap kebutuhan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh saker tersebut.
“Karena dana ini berasal dari negara, maka penggunaannya harus sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku, agar menjadi lebih tepat sasaran,” ujarnya ketika melakukan monev ke MAN Singkil, Senin tanggal 25 Agustus 2014.
Kakankemenag menambahkan, dalam setiap monitoring akan diberikan form pemantauan, “Pemantauan ini bertujuan menjaring informasi dari pihak madrasah dan data ini akan dijadikan sebagai bahan masukan bagi kebijakan pelaksanaan realisasi penggunaan anggaran bangunan termasuk BOS di masa mendatang,” jelasnya lagi.
Sementara itu, Kepala MAN Singkil Halimsyah S.Ag.MA menyambut Positif terhadap adanya pemantauan lansung monitoring dan Evaluasi langsung terhadap realisasi penggunaan anggaran tersebut, dengan pantauan tersebut kita bisa ber hati-hati dalam mempergunakan anggaran tersebut.
Di samping itu Halimsyah yang juga ikut monitoring menyarankan kepada bendaharawan MAN Singkil Hasmaruddin dan Operator BMN Joni Iskandar agar menyiapkan laporan dokumen untu di photo copi dan diserahkan kepada Tim pemantauan sebanyak masing-masing Satu exs untuk di bawa ke Kanwi Kemenag, Banda Aceh. “Kita berharap dana Anggaran DIPA 2014 yang disalurkan di setiap madrasah menjadi tepat sasaran dan dapat digunakan dalam rangka menunjang proses belajar mengajar,” ujarnya. [Halimsyah, S.Ag.MA, Kepala MAN Singkil/yyy]
[foto: halimsyah dan saya jelang pengumuman final volly porseni, 14/8, di man bireuen]











