[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Setelah Embarkasi Haji Provinsi Aceh jadi UPT (Unit Pelakasana Teknis), dan kini disebut ‘UPT Asrama Haji’, beberapa perubahan pun mengikutinya, termasuk strukturnya.
Ujung Maret, Selasa siang (31/3) Kepala UPT Asrama Haji Aceh pun dilantik, bersamaan dengan UPT Asrama Haji lainnya, di Kemenag RI, Jakarta.
Di samping Eselon IIIb untuk Kepala UPT, Dirjen PHU, Prof DR Abdul Djamil MA juga melantik Eselon IVb dalam jabatan Kasubbag dan Kasi di UPT Asrama Haji.
Sedangkan Kepala UPT Asrama Haji Aceh dijabat Drs H Taufiq Abdullah (foto). Drs H Taufiq ialah mantan Kakankemenag Kota Sabang, mantan Kakankemenag Kota Lhokseumawe, dan mantan Kabag TU Kanwil.
Lepas dengan pelantikan itu, sepekan kemudian, pagi Selasa (7/4) Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh, menerima kunjungan tamu dari DPR RI. Tim dari Bagian Perancangan Undang-Undang Bidang Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Deputi Bidang Perundang-undangan Setjen DPR RI melakukan pertemuan dengan Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil, di Aula Kanwil.
Didampingi Kabag TU H Habib Badaruddin SSos, Kabid PHU Kanwil Kemenag Aceh Drs H Herman MSc dan jajarannya, serta beberapa Kabid lainnya, tamu dari lembaga legislatif itu, dipimpin Kepala Bagian Perancangan Undang-undang Bidang Kesra Deputi Bidang Perundang-undangan Setjen DPR RI Reny Amir SH MM MLI.
Sebelum Kakanwil dan Kabag dari Setjen sampaikan informasi dan pandangannya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Herman MSc, juga sampaikan sambutan.
Dalam pengantar dan sambutan Kakanwil, pada pertemuan dengan tim dari dipimpin Bagian Perancangan Undang-Undang Bidang Kesra, Deputi Bidang Perundang-undangan Setjen DPR RI itu, Kabid PHU menyampaikan beberapa hal, di antaranya soal kuota untuk AcehKepada Kepala Bagian Perancangan Undang-undang Bidang Kesra Deputi Bidang Perundang-undangan Setjen DPR RI, Bu Reny Amir selaku Ketua Tim disampaikan sejumlah masukan yang akan menjai acuan bahasan di DPR.
Menurut salah satu peserta rapat, H A Rani SH, Kasubbag Administrasi dan Keuangan UPT Asrama Haji Aceh (yang pekan lalu ikut dilantik), bahwa sekitar 97% warga Aceh in Muslim. Maka kuota pun mesti dibedakan dengan daerah lainnya. Jangan cuma 1 calon per mil dari jumlah penduduk. Jadi, ini kesempatan menyampaikan untuk adanya penambahan kuota kita.Juga di Aceh, banyak lansia (lanjut usia) yang moga menjadi prioritas, untuk didahulukan, dan ditambah jumlah kuota itu.
[Foto: Dirjen PHU Kemenag RI Prof Dr Abdul Djamil MA salaman dengan Drs H Taufiq Abdullah Ka UPT Asrama Haji Aceh, Selasa 31/3; foto: H A Rani]














