Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Aceh Jaya kembali melaksanakan pembinaan keagamaan melalui pembelajaran baca Al-Qur’an bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang, Rabu, 2 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penyuluh agama di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya. Melalui kegiatan ini, penyuluh memberikan pendampingan spiritual sekaligus membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, pemahaman agama, dan pengamalan nilai-nilai keislaman bagi warga binaan.
Pembelajaran dilaksanakan secara terarah dengan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Tingkatan pembelajaran meliputi kelas dasar hingga kelas tajwid, sehingga materi dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.
Ketua PD IPARI Aceh Jaya, Razali STh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen penyuluh agama dalam memberikan pelayanan dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Pembinaan keagamaan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian penyuluh agama dalam memberikan pendampingan spiritual kepada warga binaan. Kami berharap melalui pembelajaran Al-Qur’an ini, kemampuan membaca Al-Qur’an mereka semakin meningkat dan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri,” ujar Razali.
Ia menjelaskan, pembagian kelompok belajar dilakukan agar proses pembinaan dapat berjalan lebih maksimal dan setiap peserta memperoleh pembelajaran sesuai tingkat kemampuannya.
“Kami membagi peserta dalam beberapa tingkatan, mulai dari kelas dasar hingga kelas tajwid. Dengan metode ini, pembelajaran dapat lebih mudah diterima dan perkembangan kemampuan masing-masing peserta dapat lebih terarah,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya melalui PD IPARI dan Lapas Kelas III Calang dalam mendukung pembinaan kepribadian serta penguatan mental dan spiritual warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.[]












