[Takengon | Darmawan] Lelah dan capek tidak pernah terucap dari mulut, walau kegiatan yang dilakukan penuh dengan resiko demi membawa nama baik Kabupaten Aceh Tengah pada Porseni XIV di Kab. Bireuen. Ikhlas beramal tetap melekat di dada para panitia, official maupun peserta Porseni Kabupaten Aceh Tengah ketika berada di Bireuen maupun setibanya kembali lagi ke Takengon, Gayo, Aceh Tengah.
Ikatan silaturrahmi tetap terjaga, panitia Porseni Aceh Tengah menggelar sedikit acara “pembubaran panitia”. Kegiatan tersebut dilakukan di aula Umah Pesilangan Kankemenag Aceh Tengah, Rabu (20/8). Turut hadir, seluruh panitia dan official dari seluruh cabang yang diperlombakan pada Porseni XIV Bireuen.
“Setiap panitia yang sudah selesai melakukan kegiatan, mesti bubar dari kepanitiaan. Karena tidak ada panitia yang tidak bubar ketika rangkaian kegiatan sudah selesai di laksanakan,” ujar salah seorang anggota panitia.
Pembubaran panitia Porseni Aceh Tengah dilakukan secara sederhana, yakni dengan menggelar makan siang bersama, setelah itu dilanjutkan dengan shalat dhuhur bersama di mushalla kantor tersebut. intinya adalah untuk memperkuat silaturrahmi dan keakraban dilingkungan Kankemenag Kabupaten Aceh Tengah. [yyy]











