[Singkil | Tgk Halimsyah] Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah tahun ajaran 2014-2015 untuk siswa Kelas XIIMAN Singkil, dilaksanakan pada hari Senin (02/03/2015) selama satu minggu.
Demikian sebagaimana dilaporkan oleh Zulmiadi S.PdI, MM, Waka Kurikulum MAN Singkil, di sela-sela pe laksanaan ujian yang berlansung tepat pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.35.
Untuk jadwal ujian jam pertama, jam kedua dan ujian jam ke Tiga. Setiap hari terdapat tigaa mata pelajaran yang di ujikan yang diikuti oleh 97 orang peserta Ujian..
Kepala MAN singkil Halimsyah,S.Ag,MA, mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan ujian tersebut dari ruang pertama sampai ruang ke enam.
Diawali dengan memasuki ruang Satu,yang pesertanya merupakan siswa program IPA yang di awasi lansung oleh Eni Afrida, S.Si.Kemudian di akhiri Kunjungan ke ruang enam pesertanya terdiri dari siswa program IPS yang diawasi oleh Rusnawati,S.Ag.
Kepala MAN Singkil Halimsyah,S.Ag.MA ketika menyampaikan arahan pada waktu sebelum ujian di mulai memerintahkan Zulmiadi,S.PdI MM. Sebagai Waka Kurikulum untuk mengumpulkan semua siswa di Halaman Kantor untuk di sampaikan terapi dan arahan dalam mengadapi ujian.
Kepala MAN singkil dalam arahanya diawali dengan kata-kata, “Apa yang kita kerjakan hari ini merupakan penetuan masa depan,” dalam penyampaiannya bahwa agar berhati-hati dalam menjawab ujian serta harus memiliki nilai yang lebih baik, kerena nilai yang di peroleh dari hasil ujian hari ini sangat menentukan kelulusan dan keberhasilan masa depan.
Ketika hari ini kita memperoleh nilai yang baik akan menjadi penentuan arah masa depan anak-anak semua. Tapi kalau hari ini memperoleh nilai yang kurang bagus maka masa depan kita dapat di pastikan suram.
Pada akhir arahan, Halimsyah meminta kepada seluruh siswa untuk menundukan kepala yang diiringi dengan Doa untuk dapat masing-masing membacakan Ummul Qur`an (Al-Fatihah).
Sementara itu kepala MAN Singkil dalam kesepatan yang sama menyampaikan harapan-harapan kepada semua Siswa agar semuanya bisa menjawab ujian dengan benar dan semuanya bisa behasi dan lulus, akan tetapi apa bila ada yang belum berhasil mohon kesabaran untuk menghadapi keberhasiln yang tertunda tersebut.
Pada akhirnya kita memiliki jiwa dan semangat yang besar. Tapi ingat keberhasilan dan kegagalan terletak pada tangan kita semua, sangat tergantung pada usaha ikhtiar masing-masing kita.
Kalau mau berhasi kita berjuang untuk mencapai keberhasilan tersebut tapi apabila kita tidak berusa berarti kita mendapatkan kegagalan satu hal yang perlu kita cermati bahwa ujian ini jangan menjadi suatu hal yang menakutkan tapi kehadiran ujian itu kita hadapi dengan semangat dan suatu yang menyenangkan. [yyy]














