Bireuen (Najib/ Frz) -- Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pokja 35 Numerasi telah berakhir dan ditutup oleh kepala Kankemenag Kabupaten Bireuen, Dr Muhammad Amin SAg MA.
Acara berlangsung di aula salah satu caffe seputaran Matangglumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Rabu (28/12/2022). Sebelumnya, pada Sabtu lalu (24/12) KKG tersebut dibuka oleh kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bireuen, Anis SAg.
Kepala Kankemenag Bireuen, Dr Muhammad Amin SAg MA dalam pidato menutup KKG tersebut mengatakan, dibutuhkan kesabaran dalam menuntut ilmu serta mau menerapkan apa yang diperoleh dalam pelatihan di masing-masing madrasah.
"Ketika bapak-ibu kembali ke madrasah, didiklah siswa kita menjadi siswa yang berprestasi," katanya.
Ia melanjutkan, guru harus memiliki tekad yang kuat, punya kesabaran dan senantiasa berdoa agar apa yang diajarkan mampu dipahami oleh siswa.
Di tempat yang sama, ketua panitia, Mubarrak SPd yang juga guru MIN 9 Bireuen menyampaikan rasa syukur atas ilmu yang diterima dari Fasilitator daerah (Fasda).
Mubarrak merincikan, KKG diikuti 16 peserta dari beberapa Madrasah Ibtidaiyah, di antaranya MIN 9 Bireuen, MIN 3 Bireuen, MIN 18 Bireuen, MIN 8 Bireuen, MIN 40 Bireuen, MIN 7 Bireuen, MIN 19 Bireuen dan MIN 20 Bireuen. "Peserta ada dari guru non PNS ditambah 1 guru P3K," sebutnya.
Menjadi guru, kata Mubarrak merupakan suatu kebanggaan, karena nanti di hari akhirat guru termasuk golongan yang didahulukan masuk ke dalam syurga. Ia juga mengajak peserta untuk selalu mengikat tali persaudaraan.
Turut hadir dalam acara penutupan KKG Pokja 35 Numerasi kasubbag Tata Usaha (TU) Kankemenag Bireuen, Rifal Fauzal SH, pengawas Madrasah Hanafiah SAg MA, ketua gugus Gandapura, Drs Yusri MA dan para kepala Madrasah dalam gugus Gandapura.













