Sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat dan Gerakan Pramuka terus dibangun untuk mendukung pembinaan karakter generasi muda. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi dan Konsultasi Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka se-Aceh Barat yang berlangsung di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat, Kamis, 3 September 2026.
H Suhadi SAg, Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Aceh Barat, hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat dalam kegiatan tersebut. Rapat membahas persiapan pelaksanaan Musran pada 12 Kwartir Ranting di wilayah Aceh Barat, termasuk pemantapan teknis dan penyamaan persepsi agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.
Keterlibatan Kemenag Aceh Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam pembinaan generasi muda. Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter peserta didik melalui nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.
Suhadi mengatakan, nilai-nilai yang dikembangkan dalam kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan karakter peserta didik di madrasah.
“Pramuka bukan hanya kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi salah satu wadah pembentukan karakter. Nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab dan kepemimpinan sangat relevan dengan pembinaan peserta didik di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kemenag Aceh Barat siap terus membuka ruang kolaborasi dengan Gerakan Pramuka dan pihak terkait lainnya, khususnya dalam kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan dan pembentukan karakter generasi muda.
Sementara itu, Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi, menyampaikan pentingnya koordinasi bersama seluruh unsur Kwarran agar tahapan Musran dapat dipersiapkan secara matang.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan masing-masing Kwartir Ranting sekaligus mendukung keberlanjutan pembinaan Gerakan Pramuka di Aceh Barat.[]













