[Karang Baru | Muhammad Sofyan] Jasman, S.Pd berharap setelah mengikuti Workshop ini selama tiga hari, semua peserta dapat melakukan membuat instrument PK guru. ”Guru di Jajaran Dinas Pendidikan sudah banyak yang naik pangkat ke IV.b dengan instrument PK Guru,” ujar Jasman di awal penyampaian materinya pada Workshop PK Guru yang dilaksanakan Kankemenag Tamiang di Aula Al-Ikhwan pada Selasa (3/3).
Drs. H. Abdul Wahab, MA Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Tamiang dalam laporannya menyampaikan bahwa yang menjadi peserta pada Workshop ini adalah guru-guru MI (18 orang), guru MTs (19 orang) dan guru MA (28 orang) plus analis kepegawaian dan pengawas, jumlah seluruhnya 67 orang.
Abdul Wahab juga melaporkan bahwa pada kegiatan ini lebih banyak diikuti oleh guru MA mengingat beberapa hari kedepan MA sudah memulai UAS sehingga tidak dapat lagi mengikuti kegiatan seperti ini.
Sementara itu Salamina, MA Kakankemenag Tamiang dalam sambutan, arahan dan bimbingannya menyampaikan falsafah hidup pohon bambu. “Bila kita melihat pohon bambu itu hidupnya fleksibel sehingga ia tidak patah tatkala ditiup angina kencang, bambu akan hidup bersama membentuk sebuah rumpun, akarnya akan menahan tanah dari gerusan air. Guru harus meniru falsafah pohon bambu ini. Guru harus mengikuti perkembangan zaman, satu orang guru wajib mengajar 5 orang guru di tempat tugasnya masing-masing dalam hal PK Guru ini. Setelah mengikuti Workshop ini guru jangan seperti lagu Dian Pisesa (Aku Masih Seperti Yang Dulu) artinya tidak ada perubahan,” ujar Salamina dalam sambutannya. [yyy]
]














