[Kota Subulussalam | Zakirman] Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, Rislizar Nas, S.Ag mendorong pihak kontraktor pelaksana (PT. Multi Karya Banda Aceh) untuk memacu pekerjaan lanjutan pembangunan Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam dengan alasan:
1. Agar selesai tepat waktu sebagaimana disepakati dalam dokumen kontrak, yaitu pertengah Oktober 2014 yang akan datang;
2. Untuk menghindari cuaca ekstrim (hujan lebat dan petir) yang biasa terjadi di bulan November dan Desember, sehingga pekerjaan tidak maksimal dilakukan pada bulan-bulan tersebut;
3. Memperlancar proses pengajuan tagihan (pembayaran) ke KPPN Tapaktuan. Biasanya jika Surat Perintah Membayar (SPM) kita ajukan sudah diakhir-akhir tahun banyak sekali kendala-kendala teknis yang dapat merugikan pihak rekanan.
Sebagai informasi, pembangunan Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam sudah dimulai sejak tahun anggaran 2013 yang lalu dengan realisasi anggaran untuk konstruksi fisik lebih kurang 1,6 milyar. Kemudian tahun ini dilanjutkan dengan nilai kontrak sebesar lebih kurang 1 milyar.
Dengan demikian masih terdapat kekurangan anggaran di tahun 2015 sebesar 700 juta, karena sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat bangunan fisik kantor Kemenag Subulussalam ini menelan biaya sebesar 3,3 milyar.Untuk itu, Kakankemenag Kota Subulussalam sangat berharap kiranya Bapak Kakanwil dapat mengalokasikan dana untuk merampungkan bangunan tersebut di tahun anggaran 2015 yang akan datang.
”Pak Kanwil tentu tidak tega kami di Subulussalam berkantor di ruko sewaan terus menerus” demikian Pak Ris menutup pembicaraannya. [yyy]













