Banda Aceh (Inmas)---Usai dikukuhkan dan ditetapkannya Panitia Penyelenggara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XVI tahun 2018 oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, di aula Kanwil, Senin (19/3).
Kabag TU, Drs H Asy'ari selaku Ketua Badan Pengawas dan Kabid Penmad, Muntasyir, S.Ag MA selaku Ketua Badan Pengelola Porseni ke XVI memberikan arahan kepada seluruh panitia penyelenggara.
Dalam arahannya Kabag TU menyebutkan supaya semua panitia berpedoman kepada juknis yang telah dikeluarkan.
"Semua telah diatur dalam juknis, sesuai arahan dari Bapak Kakanwil agar panitia berpedoman pada juknis tersebut, dan Alhamdulillah tahun ini juknis lebih cepat siap dan telah diedarkan ke Kabupaten/kota," ujar Asy'ari.
Ia juga menyampaikan panitia untuk melakukan koordinasi dengan baik terkait jadwal supaya tidak beradu dengan kegiatan yang lain.
Menurut Asy'ari e-Porseni perlu diimplementasikan dalam kompetisi Porseni.
"Saya juga berharap, e Porseni dapat diterapkan, tujuannya untuk menghindarai kecurangan dalam kompetisi, juga harus ada inovasi dan kreasi baru," sebut Asy'ari.
Sementara itu, Kabid Penmad sebagai Ketua Ketua Pengelola Porseni mengatakan dalam bekerja penting adanya pengawas yang melakukan pengawasan, sehingga ada bimbingan.
"Kepengawasan itu penting, panitia harus memastikan semua, baik terkait dana dan dewan hakim, mudah-mudahan pelaksanaan kegiatan terlaksana dengan baik," ujar Muntasyir.
Muntasyir juga menjelaskan bahwa akan memberlakukan absen finger print pada ajang Porseni untuk tertibnya peserta yang terlibat pada ajang tersebut.
Sedangkan Ketua Panitia Penyelenggara Porseni, Hj Qadriah, MPd meminta semua panitia yang telah dikukuhkan dapat bekerja dan menyusun program kerjanya masing-masing sesuai bidang yang telah dipercayakan.
"Semoga semua program untuk menyukseskan Porseni ini cepat tersusun, kita dapat bekerja sama dengan baik. Karena kegiatan ini adalah hajat kita semua yang sudah dirintis oleh para pendahulu kita," ucap Qadriah.
Dijadwalkan, Porseni ke XVI Kemenag Aceh akan diselenggarakan pada Juli mendatang di Kota Subulussalam dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota tersebut.[]












