[Magelang | Muhammad Yakub Yahya] Selasa malam (12/5) lomba pentas seni dan lomba lainnya, digelar dalam Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) ke 1, di Lapangan Tembak Akademi Militer di Plempungan, Salaman, Kabupaten Magelang.
Siangnya usai pembukaan dan pemantaun oleh Menag RI dan para Kakakanwil, peserta penuhi 10 anjungan milil Akmil itu untuk acara saka, kesiagaan, dan wawasan, termasuk jurnalistik. Dan sebagian Kakanwil langsung pulang, tapi tidak bagi Aceh, yang diketuai Khairul Azhar SAg (Kasi Kesiswaan) itu.
Jadi yang menarik bagi kontingen Aceh ialah kebersamaan dengan Kakakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh yang seharian dan malam ikut bersama adik-adik pramuka, dan pendamping. Pendamping putra Abdurrazak SPdI (MAN Meulaboh) dan pendamping putri Nadiatul Hikmah SAg (SMAN 1 Banda Aceh, Kwarda Pramuka Aceh).
Sedangkan M Chairul Saleh SAg (Staf di Bidang Penmad) dan Fauziah Usman SPdI (MAN Model) selaku Pinkonda (Pimpinan Kontingen Daerah) terus koordinasi dengan pihak provinsi tuan rumah, kabupaten, kecamatan, kelurahan, RT dan RW di perkemahan.
“Juara belakangan, yang penting kesan kita selama di sini,” kata Pak Kanwil memecahkan kebekuan saat makan bersama, di bawah tenta di bawah terik mentari Magelang. Tentu kesan makan nasi masakan anak pramuka dengan menu telur, kangkung, tempe, dan kerupuk.
Menurut Kakanwil, ada Kakanwil yang perkampungan kontingennya saja tak tahu, sebab datang bersama Menteri dan pulang. Tapi Kakanwil Aceh, cari bambu, ikat pagar, dan makan bersama di tenda. Canda Kakanwil, bahwa ada Kakanwil lain, yang ke sini baru tiba, tanyai panitia, pakai apa? “Pakai jas saja…,” jawabnya, dan akhirnya seragam dibeli di lokasi, gantikan jas.
Dalam tenda, Kakanwil juga bicarakan kemungkinan 2016 Aceh bisa tuan rumah untuk even nasional, meski ada yang belum memungkinkan menginat anggaran dan jarak sekali di ujung Sumatera bagi saudara dari ujung Papua.
Ada even misalnya MQK (Musabaqah Qiraatil Kutub), Aksioma, Perkemahan Pramuka Santri, dan Pentas PAI. “Namun untuk KSM (Kompetisi Sains Madrasah) insya Allah kita siap,” janjinya.
Dalam even ini kontongen Aceh sebanyak 16 peserta membawa Ratoh Jaroe dan Likok Pulo. Dalam even itu juga Aceh membawa ekspo teknolog terbarukan dari madrasah untuk soal memasak hemat energi pakai kayu.
Sejak dibuka secara resmi oleh Menteri Agama (Menag) RI H. Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (12/5/2015), area sekitar 50 hektar untuk PPMN I meriah. Saat pembukaan di lapangan sebelahnya (Lapangan Slamet Sodibjo), dihadiri oleh pejabat Kemenag: Prof Dr Phil H Kamarudin Amin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis); Prof DR Phil Noor Kholis Setiawan MA, Direktur Pendidikan Madrasah; Kak DR Adhiyaksa Dault, Ketua Kwartir Nasional; Gubernur Jateng (Deputi Kesra); Kakanwil Jateng; Pejabat Forum Pimpinan Komunikasi Daerah , serta Kakanwil se Indonesia.
Dalam sambutanya Menag H Lukman Hakim mengatakan, Kesuksesan hidup merupakan sebuah keniscayaan dan harapan setiap orang. Setiap orang tua pasti berharap anaknya tumbuh menjadi anak yang sukses, anak yang mandiri dan mampu survive ditengah kompleksitas ujian hidup yang tidak selalu mudah.
“Kecerdasan emosional dan spiritual diakui mempunyai peran yang lebih dominan dalam mengantarkan kesuksesan hidup seseorang dibandingkan dengan kecerdasan intelektual saja. Saya percaya kegiatan pramuka di Madrasah merupakan sebuah ajang yang positif dan strategis untuk mengasah dan menajamkan penguasaan kecerdasan majemuk,” ujar Menag H Lukman Hakim, dalam acara yang paling sibuk tentu juga Kwarda Jawa Tengah, Budi Prayitno itu.
Lanjutnya, Pramuka merupakan sebuah kegiatan ekstrakurikuler wajib di Madrasah yang membekali para aktivisnya dengan beragam nilai dan kecerdasan. []













