Jadikan Nyontek, Barang Langka

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author27 Februari 2015
Jadikan Nyontek, Barang Langka

[Banda Aceh | Yakub]  Dalam satu paparan Kepala LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Drs Makmun Ibrahim MM, nyatakan bahwa UN kita sudah diakui oleh internasional. Maka tidak hanya untuk lanjutkan kuliah dalam negeri. Jika keluar negeri maka nilai UN juga yang dilihat. Memang antara Singapure dan Hongkong misalnya, ada perbedaan standar UN siswa kita.

H Makmun mengutip Mendikbud, saat Diklat Litbang Kemendikbud RI, harapannya agar kejujuran saat ujian nomor satu. Mendikbud DR Anis Baswedan MA, juga harapkan agar nyontek-menyontek jadi barang langka.

Ada yang menyatakan membocorkan soal UN (soal lainnya) boleh. Yang licik akan berdalih, ‘membocorkan soal ujian akan sama dengan talkin saat mayat dalam kubur’. Padahal tidak sama membocorkan soal: 'ma rabbuka…', oleh imam pada mayat, dengan membocorkan soal UN pada siswa.

Di pekuburan sana memang ditalkilkan, karena Islam menganjurkan umat belajar sejak ayunan hingga ke liang lahad. Dan makna talkin bukan hanya untuk si mayat, tapi untuk yang mengantarnya ke kubur.

Kira-kira demikian tamsilan soal perlunya kejujuran dan larangan nyontek yang disampaikan Kepala LPMP dalam sosialisasi USBNPAI 2015 bagi 60-an peserta dari Kakankemenang/Kadis/Kasi, di Grand Nanggroe Banda Aceh (27/2). []

Layanan
harkitnas26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh