Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) ke-7 Tahun 2026, Pengurus Cabang (PC) APRI Kota Subulussalam menggelar rangkaian kegiatan bertema "Ekoteologi Penghulu: Menanam Pohon, Merawat Kehidupan, Melestarikan Bumi Serambi Mekkah" yang diisi dengan penanaman pohon dan bakti sosial, Selasa, 15 Juli 2026.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, jajaran pejabat, para penghulu, serta tamu undangan lainnya. Peringatan Harlah ini menjadi wujud komitmen APRI dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama di bidang Ekoteologi sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni peringatan Harlah APRI ke-7 yang berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada Ketua PC APRI Kota Subulussalam, Ansal Jiat, sebagai tanda dimulainya gerakan penghijauan. Selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rundeng sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Usai kegiatan penanaman pohon, rangkaian Harlah dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai wujud kepedulian penghulu kepada masyarakat. Kegiatan ini menegaskan bahwa penghulu tidak hanya menjalankan tugas pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, H Munawar mengapresiasi inisiatif APRI yang memadukan kepedulian terhadap lingkungan dengan aksi sosial. Menurutnya, tema Harlah APRI ke-7 selaras dengan semangat Ekoteologi yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama.
Ia juga berpesan agar kegiatan bakti sosial tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam peringatan hari lahir organisasi. "Program bakti sosial ini hendaknya terus berlanjut menjadi program rutin APRI. Jangan hanya dilaksanakan pada momentum Harlah, tetapi diagendakan secara berkala setiap bulan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kehadiran penghulu harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial," pesannya.
Sementara itu, Ketua PC APRI Kota Subulussalam, Ansal Jiat, menyampaikan bahwa tema "Ekoteologi Penghulu: Menanam Pohon, Merawat Kehidupan, Melestarikan Bumi Serambi Mekkah" menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Melalui gerakan menanam pohon dan bakti sosial, APRI ingin mengajak seluruh penghulu untuk terus menebarkan manfaat bagi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.













