Karang Baru (Muhammad Sofyan) –Kakankemenag Aceh Tamiang menyerahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) secara simbolis, Rabu (24/2/2021).
“Bapak Ibu yang menerima Kartu ini, merupakan sebuah keberuntungan,” ujar Fadhli.
Ia berharap pembagian kartu tersebut tidak menimbulkan perpecahan di kalangan guru-guru TPQ, karena menurut paparan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kankemenag Atam Zainuddin, S. Ag, bahwa guru TPQ yang menerima kartu tersebut hanya 163 orang sedangkan jumlah guru TPQ di Aceh Tamiang sebanyak 1026, lebih kurang hanya 16 % saja.
Zainuddin juga menjelaskan bahwa Kankemenag maupun Seksi Pakis tidak pernah mengusulkan penerima kartu BPJS tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa nama-nama penerima dipilih secara acak dengan mengambil data dari data “emis”. Sebab itu ia kembali mengingatkan agar seluruh TPQ harus selalu mengupdate data emis.
Usai menyerahkan Kartu BPJS Guru TPQ secara Simbolis, Kakankemenag Atam langsung meluncur ke Kampung Tanah Merah Kecamatan Seruway Kab. Aceh Tamìang, guna memantau kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Mutyara yang dilaporkan masyarakat sudah tidak ada lagi KBM.
Ketika Staf Seksi Pendidikan Madrasah Ahmad Kamil bertanya kepada siswa yang hadir tersebut, mereka hanya mengenal 2 orang lagi yang kebetulan tidak hadir pada hari itu , itupun yang satu orang juga sudah tak jelas keberadaannya, oleh karenanya tim menyimpulkan bahwa hanya 4 siswa yang masih aktif.
Atas kondisi ini, Fadhli, Kakankemenag Atam menegaskan bahwa madrasah tersebut harus ditutup, tapi ia juga memerintahkan agar siswa yang masih aktif yang kebetulan sudah kelas akhir untuk diselamatkan.
“Jangan sampai mereka dirugikan,” pungkas Fadhli.













