[Takengon | Muhammad Yakub Yahya] Ibu Mariani SPd MPd memang telah raih sejumlah prestasi, juga saat Ekspo Madrasah di dua Porseni terakhir (Kutacane dan Bireuen). Ibu dan jajarannya di Madrasah yang dipimpinnya juga dulang sejumlah medali. Dengan prestasi itu juga, Bu Guru mengharumkan Kemenag Aceh Tangah khususnya, dan Pemkab Aceh Tengah umumnya.
Ternyata hobi menulis dan mengirim berita, termasuk yang dikirim ke redaksisantunan@gmail.com/ humasdepagaceh@gmail.com/ kanwilaceh@kemenag.go.id, lalu kami naikkan ke sini (aceh.kemenag.go.id) dan sebagian masuk ke majalah Santunan, yang dilakukan oleh kepala madrasah MTsN Takengon II itu, Ibu Mariani MPd, bersama seorang guru ibu Yuliana MA (kami populerkan dengan Yuliana Takashi), mendatangkan banyak manfaat bagi madrasah.
Selain mengekspos berbagai kegiatan madrasah pada khalayak ramai, sekaligus memperkenalkan MTsN Takengon II secara public.
Walaupun lokasi MTsN Takengon II terletak dipinggiran kota Takengon namun semangat berkarya para guru dan siswa cukup menggembirakan, hal ini terbukti dari berbagai kegiatan dan prestasi yang telah diraih.
Mengawali tahun 2015, pada tanggal 3 Januari 2015 tiga, hari sialam, MTsN Takengon II menerima penghargaan pertama untuk tahun ini sebagai Satker atau madrasah paling aktif menulis berita atau mengekspos kegiatan madrasah melalui media online, terutam web Kanwil Kemenag Aceh.
Selain itu bebepara berita dan kegiatan juga dimuat pada web/portal Lintas Gayo yang merupakan media berita online di Tanah Gayo.
Penyerahan ‘Piagam Pengahargaan’ dan piala ‘Satker Aktif Penulis Berita’ dilaksanakan pada kegiatan HAB Kemenag pada tanggal 3 Januari di lapangan Setdakab Aceh Tengah.
Selain piagam dan piala di atas, kepala madrasah MTsN Takengon II juga menjadi salah satu penerima penyematan PIN Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama yang dilakukan oleh Setdakab. Aceh Tengah, Bapak Drs H Taufik MM.
Atas prestasi di atas, warga MTsN Takengon II merasa gembira dan bersemangat mengawali tahun ini dengan motto peningkatan prestasi siswa dan guru, semoga dapat tercapai. [seperti dibilang bu mariani pada kami di inmas]













