Blang Nisam Menanti Manfaat KUA, dari Layanan hingga Pemberdayaan Umat

Ahsan Khairuna
Ahsan Khairuna
Author06 Agustus 2026
Blang Nisam Menanti Manfaat KUA, dari Layanan hingga Pemberdayaan Umat

Di Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, sebuah hamparan tanah kini tak lagi sekadar lahan kosong. Tanah yang dihibahkan masyarakat itu perlahan berubah menjadi ruang yang menyimpan harapan bersama.

Kamis, 6 Agustus 2026, batu pertama pembangunan Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan Kantor Urusan Agama (KUA) Indra Makmu resmi diletakkan. Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya awal pembangunan sebuah gedung. Namun bagi masyarakat Blang Nisam, momen tersebut adalah tanda bahwa negara hadir lebih dekat untuk melayani mereka.

Mereka tidak hanya menunggu berdirinya sebuah kantor, tetapi juga menanti lahirnya pusat pembinaan keagamaan yang mampu menghidupkan kehidupan sosial, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat.

“Kami sangat bersyukur. Mudah-mudahan ke depan masih ada bantuan pembangunan lainnya. Kami yakin, nantinya KUA juga dapat membantu perkembangan ekonomi masyarakat di desa kami,” ujar Imeum Mukim Kecamatan Indra Makmu, Ustaz Irwandi.

Lokasi pembangunan KUA berada tepat di depan Masjid Baitul Mukarram Blang Nisam. Di sekitarnya telah tumbuh aktivitas ekonomi masyarakat, salah satunya warung kopi yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Irwandi membayangkan, ketika KUA mulai beroperasi nanti, masyarakat yang datang mengurus berbagai layanan keagamaan akan ikut menghidupkan denyut ekonomi desa.

“Dengan adanya pembangunan gedung ini, kami berharap warung kopi ini nantinya juga akan lebih ramai,” katanya sambil tersenyum.

Harapan itu bukan tanpa alasan. Indra Makmu merupakan kawasan yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku. Sebagian besar menggantungkan kehidupan dari perkebunan kelapa sawit. Dalam keberagaman tersebut, masyarakat membutuhkan ruang yang mampu menjadi perekat kehidupan sosial sekaligus pusat pelayanan keagamaan.

Namun mimpi warga Blang Nisam tidak berhenti pada pembangunan KUA.

Irwandi mengungkapkan masih ada cita-cita lain yang ingin diwujudkan. Saat ini, di desa mereka baru tersedia Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS). Anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di madrasah harus menempuh perjalanan ke daerah lain.

“Kami berharap ke depan juga dapat hadir Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah sehingga anak-anak kami tidak perlu pergi jauh untuk melanjutkan pendidikan,” tuturnya.

Di hadapan perangkat desa, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi mengatakan pembangunan KUA bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan memperkuat pelayanan negara hingga ke tingkat kecamatan.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang memahami KUA sebatas tempat pencatatan pernikahan. Padahal, tugasnya jauh lebih luas.

“KUA bukan hanya tempat menikah. Di sana ada pelayanan wakaf, zakat, pembinaan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, hingga berbagai program pembinaan kehidupan keagamaan,” ujarnya.

Azhari menjelaskan, para penghulu dan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat. Tidak hanya memberikan bimbingan keagamaan, mereka juga dapat mendorong lahirnya pemberdayaan ekonomi berbasis umat melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan.

Karena itu, menurutnya, keberadaan KUA harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan Pemerintah Gampong Blang Nisam yang telah menghibahkan lahan bagi pembangunan gedung tersebut. Baginya, semangat gotong royong itu menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan KUA Indra Makmu sendiri dibiayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Gedung ini dirancang dengan konsep green building dan smart building, dilengkapi panel surya sebagai sumber energi terbarukan serta fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Dalam kesempatan itu, Azhari juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mencatatkan setiap pernikahan secara resmi.

“Nikah tercatat bukan sekadar memenuhi administrasi. Di dalamnya ada perlindungan hak suami, istri, dan anak, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah,” tegasnya.

Peletakkan batu pertama Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan Kantor Urusan Agama (KUA) Indra Makmu dilakukan Azhari didampingi Kakankemenag Aceh Timur, Saiful Bahri SPdI MPd.

“Bangunan ini Insya Allah akan selesai beberapa bulan lagi. Insya Allah, jika Allah mengizinkan kami akan kembali untuk meresmikannya,” tutup Azhari. []

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh