Banda Aceh-Kemenagnews (atok) Dalam rapat evaluasi haji, Kakanwil Kementrian Agama Aceh menyampaikan bahwa Asrama Haji telah menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT).
Hal ini dipastikan karena telah keluarnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 44 Tahun 2014.
Lebih lanjutnya Kakanwil menjelaskan bahwa tidak lanjut dari PMA tersebut adalah asrama haji memiliki struktur tersendiri yang dipimpin oleh pejabat eselon III b dan dibantu 2 orang Kasi eselon IV b.
Dengan jadinya asrama haji menjadi UPT asrama haji tidak lagi di bawah Bidang Haji dan diharapkan pelayanan bagi jamaah dan sarana dan prasarana akan lebih baik lagi di masa yang akan datang.
General Manager branc Banda Aceh Nano Setiawan mengatakan bahwa secara keseluruhan penerbangan jamaah haji berjalan sukses.
Tahun ini tidak hanya jamaah haji Aceh saja yang menjadi tanggungjawab Garuda Indonesia. Namun juga pesawat yang transit (technical landing) dari Lombok dan Banjar Masin.
Tahun depan tambah pak Nano, insya Allah Bandara SIM akan di singgahi pesawat haji untuk “ technical Landing” dari embarkasi Solo Jawa Tengah yang berjumlah 71 kloter.














