Banda Aceh-Kemenagnews ( atok). Banjir bandang yang melanda Pereulak Aceh Timur dan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara berimbas rusaknya gedung, mobiler, komputer dan buku perpustakaan di Aceh Timur dan Aceh Utara.
Dari pantauan Kakanwil Kemenag Aceh beserta rombongan baru-baru ini, di dua Kabupaten untuk Aceh Timur setidaknya 15 Madrasah dan gedung KUA terendam banjir namun sebagian buku, komputer dan mobiler milik madrasah dapat terselamatkan mengingat air naik di siang hari sehingga dewan guru sempat menyelamatkan barang tersebut.
Lain halnya di Lhoksukon Aceh Utara banjir bandang naik di malam hari sehingga seluruh barang baik yang di KUA Kec maupun di madrasah tidak bisa terselamatkan. Tercatat di Kabupaten Aceh Utara ada 25 gedung madrasah dan KUA Kec mengalami kerusakan parah berikut mobilernya.
Kakanwil meminta kepada Kakankemenag Aceh Timur dan Aceh Utara terus mendata kerusakan fasilitas negara tersebut untuk di teruskan ke Kementrian Agama pusat.
Secara lisan Kakanwil telah melapor perihal banjir yang merusakkan madrasah dan gedung KUA Kec, namun perlu bukti lain yang mendukung laporan tersebut.
Kepada kepala Madrasah dan Ka Kua Kec Kanwil meminta untuk terus mengupayakan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat terutama kepada kepala madrasah karena sebentar lagi proses belajar dan mengajar akan di mulai. []












