Sebanyak 2.583 siswa jenjang Madrasah Aliyah (MA) dari Provinsi Aceh, diumumkan lulus pada perguruan tinggi jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Islam Nasional (SPAN PTKIN) 2026.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi menyampaikan, sejumlah 2.583 peserta didik dari 23 kabupaten/kota se Aceh dinyatakan lulus jalur SPAN PTKIN tahun 2026.
"Jumlah ini adalah yang tercatat yang dinyatakan lulus SPAN PTKIN atau jalur undangan, dari 3.995 siswa yang didaftarkan, atau mencapai 62,63 persen dari keseluruhan siswa madrasah jenjang MA kelas 12 yang ada di Aceh," imbuhnya.
"Kita berbangga dan sampaikan apresiasi pada para siswa yang diterima jalur undangan ini. Ini tahapan seleksi nasional berbaisis prestasi akademik, berupa nilai rapor dan prestasi pendukung yang diikuti siswa madrasah di Aceh," kata Kakanwil.
"Juga terima kasih pada pihak madrasah, guru, komite, wali siswa, dan mitra terkait dalam layanan madrasah," ucapnya.
Kakanwil berharap pada para siswa terus persiapkan diri untuk tahapan administrasi dari unit perguruan tinggi yang telah menerimanya.
Bersama siswa madrasah, jalur undangan nasional, tanpa ujian tertulis ini juga diikuti siswa sekolah dan pesantren se Indonesia.
Biasa biaya pelaksanaan SPAN PTKIN dengan penilaian prestasi lewat portofolio ini, dibiayai pemerintah, dan yang lulus jalur prestasi ini tidak dipungut lagi biaya pendaftaran.
Selanjutnya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) H Khairul Azhar SAg MSi merincikan bahwa jumlah MA yang ikut mendaftar atau mengusulkan pada seleksi undangan tahun ini, sebanyak 181 unit dari 23 kabupaten/kota di Aceh.
"Sedangkan jumlah MA di Aceh hingga kini, yang di sana ada kelas 12 (kelas III di jenjang aliyah) ialah sebanyak 289 unit," tambah Khairul Azhar.
"Dan total jumlah peserta didik di MA kelas 12 ialah 15.979 siswa," pungkas Khairul Azhar.[]













