Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh menerima audiensi Tim Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, di ruang rapim, Rabu, 13 Mei 2026.
Silaturrahmi bersama Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi dan Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Hj Safrina Salim SKM MKes serta jajarannya, antara lain memperkuat program pembangunan keluarga, pencegahan stunting, edukasi kesehatan reproduksi, dan pernikahan dini.
Kakanwil Azhari menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kolaborasi yang dilakukan Kemendukbangga/BKKBN Aceh.
Menurutnya, banyak persoalan sosial dan keluarga yang harus ditangani secara bersama, khususnya berkaitan dengan pernikahan dini, kesehatan reproduksi, serta upaya menekan angka stunting di Aceh.
“Kita perlu membangun gerakan bersama yang terintegrasi melalui kerja sama resmi dalam bentuk MoU, sehingga kampanye edukasi keluarga dapat berjalan lebih masif hingga ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan pendidikan keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas menuju keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Menurutnya, edukasi dan pembinaan keluarga harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya kesiapan pernikahan, kesehatan reproduksi, serta pola pengasuhan anak yang sehat dan berkualitas.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Agama dalam membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Aceh.
Didampingi Katim KUA dan Keluarga Sakinah Bidang Urais Dr H Khairuddin MA, Kakanwil sampaikan terima kasih atas silaturrahmi, kemitraan lanjutan, dan kolaborasi dua institusi ini.
Kepala Perwakilan, Safrina Salim menjelaskan bahwa program Elsimil sejauh ini telah berjalan secara baik, ini bagian dari ikhtiar pendampingan calon pengantin dan keluarga dalam menekan angka stunting.
Selain itu, program Bayu yang sebelumnya telah berakhir direncanakan akan diperpanjang kembali, karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Kemendukbangga/BKKBN juga berharap Kanwil Kemenag dapat memperkuat kerja sama hingga ke tingkat bawah, terutama melalui jajaran KUA dan Penyuluh Agama, agar edukasi terkait keluarga sehat dan pencegahan stunting dapat berjalan optomal.[]















