[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Insya Allah, pertengahan Juni 2015, malam-malam di Taman Sri Ratu Safiatuddin bakal ramai dengan siswa dan warga. Sejumlah atraksi dan seni Aceh ditampilkan di sela-sela musabaqah dan pertandingan.
“Kita undang seniman yang sering tampil di Aceh TV,” ujar Ketua Panitia, dalam rapat besar yang perdana di Aula Kanwil (23/5).
Tahun lalu, acara Kemenag-Disdik ini, digelar di Asrama Haji usai terbangnya Kloter terakhir Aceh. Tahun ini dialihkan pada Taman Ratu, dengan segenap pertimbangannya.
“Maka karena siswa diinapkan di anjungan, alas tidur nanti berbeda dengan sebelumnya,” kata Pak Kabid PAI.
Di hadapan Kakanwil, unsur Setda, Disdik, Kepolisian, Taman Ratu Lampriet, Dewan Hakim/Juri, Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Saifuddin AR, yang sekaligus Ketua Panitia, ulangi bahwa, “Pentas PAI (Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam) dilaksanakan Rabu-Ahad (10-14 Juni).”
Namun sebelumnya, 6-9 Juni, di Arena PKA (Pekan Kebudayaan Aceh) itu digunaka oleh Ibu-ibu PKK Aceh, dari rencana awal mereka 4-8 Juni. Jadi lokasi arena bersambung pemakaiannya dengan acara kita, meriah.
“Maka kami mohon panggung PKK di depan rumah Bener Meriah, tak dibongkar dulu,” ulang Drs H Abd Rahman Hanafiah MPd, Sekretaris Panitia, sebelum Kakanwil Kemenag Aceh Drs HM Daud Pakeh (Pengarah) sampaikan arahannya.
Kata Pak Din (sapaan untuk H Saifuddin), “Selain Pentas PAI (Pekan Kreatifitas dan Seni Pendidikan Agama Islam), Kemenag gelar Rohis (mirip kepramukaan), dan lainnya.”
Dalam Pentas PAI ke 2, sejumlah 897 siawa se Aceh berkompetisi. Diundang kali ini sebanyak 31 murid per kabupaten/kota.
“Ditambah dengan pendamping per kabupaten/kota, maka jumlah kontingennya 39 orang,” garis Kabid.
Untuk ikuti 8 cabang, izin dan kerjasama dengan pemuda (warga) sekitar dijajaki. Termasuk Kabid PAI, meminta pada Gubernur Aceh, lewat unsur Sekda yang hadir rapat, agar berkenan mengundang semua Bupati/ Walikota, Kakankemenag, dan Kadisdik/Kadispora Kota/Kabupaten.
Dalam rapat, disinggung juga soal sanitasi pun moga ditambah, selama acara. “Kami mohon dari PDAM untuk suplai air, pada PLN suplai ‘api’,” ajak Pak Din.
Dalam acara, menurut Pak Din, diundang Dirjen Pendis dan Direktur PAI. Rencananya, anggaran acara siswa ini, ada RP 1,2 milyar, dari dua mcam: DIPA Kanwil sekitar Rp 800-an juta, dan APBA (share DPRA) sejumlah Rp 436 jutaan. Selamat… []













