Perkuat Toleransi, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Aceh Sampaikan Penghormatan kepada Relik Y.M. Bhante Jinadhammo Mahathera di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe

Monic Malau
Monic Malau
Author01 Agustus 2026
Perkuat Toleransi, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Aceh Sampaikan Penghormatan kepada Relik Y.M. Bhante Jinadhammo Mahathera di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe
Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Aceh Sampaikan Penghormatan kepada Relik Y.M. Bhante Jinadhammo Mahathera di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe

Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Suwarno SAg MPd, menyampaikan penghormatan kepada relik (sarira) Yang Mulia Bhante Jinadhammo Mahathera yang disemayamkan di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe, Rabu, 30 Juli 2026.

Kehadiran relik tersebut menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha di Aceh untuk mengenang jasa dan teladan Bhante Jinadhammo Mahathera. Sepanjang pengabdiannya, beliau dikenal sebagai sosok yang membina umat dengan kesederhanaan, disiplin, dan welas asih. Sosok yang akrab disapa "Eyang" ini memiliki kedekatan khusus dengan masyarakat Aceh.

"Beliau adalah guru yang mengajarkan Dhamma melalui keteladanan. Kehadiran relik ini mengingatkan kita untuk terus meneladani nilai kasih sayang dan kesederhanaan yang beliau wariskan," ujar Suwarno.

Yang Mulia Bhante Jinadhammo Mahathera merupakan sesepuh Sangha Agung Indonesia. Beliau mengabdikan lebih dari lima dekade hidupnya sebagai bhikkhu. Bhante Jinadhammo Mahathera wafat dengan tenang di Medan pada 26 Januari 2023 dalam usia 78 tahun.

Bagi umat Buddha Aceh, Bhante Jinadhammo memiliki sejarah tersendiri. Menjelang peristiwa tsunami tahun 2004, beliau sempat berada di Aceh untuk membina umat di Sabang sebelum melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh. Kedekatan tersebut menjadikan nama beliau melekat dalam perjalanan perkembangan agama Buddha di Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Suhu Zongkai menyampaikan bahwa warisan terbesar Bhante Jinadhammo Mahathera bukan hanya relik yang dihormati, tetapi juga nilai-nilai kebajikan yang beliau teladankan.

"Beliau hidup sederhana, disiplin dalam kebhikkhuan, dan menjadi teladan bagi banyak orang. Semoga kita semua dapat meneladani kasih dan welas asih beliau," ungkapnya.

Ketua Yayasan Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe, Eddy, bersama Arfandy Chandra menyampaikan bahwa relik tersebut dapat dihadirkan melalui koordinasi dengan Yang Mulia Bhante Thanavaro Mahathera dari Vihara ITBC Medan. Kehadiran relik di Vihara Buddha Tirta diharapkan menjadi sarana refleksi spiritual dan pengingat untuk hidup yang bermanfaat bagi sesama.

Penghormatan kepada relik Bhante Jinadhammo Mahathera dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh agama sekaligus upaya merawat nilai kemanusiaan dan kebajikan. Diharapkan semangat pengabdian, persaudaraan, dan kedamaian yang beliau teladankan dapat terus menginspirasi masyarakat Aceh yang majemuk dalam membangun kehidupan yang harmonis, rukun, dan saling menghormati.

FotograferWinner, S.Kom
Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh