Sabang (Inmaskemenagsabang)--Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Sabang menggelar launching program fullday school di halaman madrasah setempat, Kamis 16 September.
MTsN 1 Sabang merupakan madrasah pertama yang mengadopsi program fullday school di Kota paling barat Indonesia ini.
Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi pada Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Eddi Fahmi SPdI didaulat sebagai penggunting pita tanda dilaunchingnya program fullday school MTsN 1 Sabang.
“Ini adalah sebuah terobosan yang patut kita apresiasi setinggi-tingginya, semoga program fullday school ini bisa menular ke madrasah lainnya yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Sabang,” kata Eddi Fahmi yang juga pernah mengabdi di Kemenag Sabang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, H Yasih SAg MA sangat mendukung program fullday school yang dicanangkan madrasah pimpinan Sri Nilawati.
"Kita mengapresiasi program fullday school dari MTsN Sabang, ini adalah salah satu bentuk inovasi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Dan kita bersyukur melalui program unggulan ini Insyaallah akan membuat peserta didik bisa lebih fokus dalam belajar, Insyaallah mereka akan maksimal dalam mengejar pembelajaran selama pandemi Covid-19," kata Yasih.
Yasih turut mengingatkan semua pihak yang terlibat untuk terus menjaga protokoler kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
"Tetap patuhi prokes, terakhir selamat kepada Kepala Madrasah, Komite Madrasah dan Para Dewan Guru atas dilaunchingnya program fullday school MTsN 1 Sabang," ungkap Yasih.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Sabang Sri Nilawati SAg memaparkan bahwa program ini dilaksanakan mulai tahun ajaran 2021/2022 dengan menetapkan hari belajar mulai hari Senin s/d Jumat.
"Kalau biasanya jam efektif adalah Senin s/d Sabtu. Di full day school jam efektif adalah Senin s/d Jumat dengan ketentuan kita masuk jam 07.30 dan pulang pada pukul 17.00 WIB," sebut Sri Nilawati.
"Full day school akan dilaksanakan secara indoor maupun outdoor, baik di lingkungan madrasah maupun di luar lingkungan madrasah. Juga kami targetkan lulusan dari MTsN akan memiliki hafalan Qur'an minimal 2 Juz. Untuk itu kami mengupayakan program Tahfidzul Qur'an. Dan ada juga program unggulan lain seperti Qiraatul Qutub, Tenis Meja, Memanah, Pramuka Islami, Rohis Keputrian, Pembelajaran Komputer, Tahsinul Qur'an dan Karya Tulis Ilmiah" papar Sri Nilawati. [rizal fahmi/yyy]














