MTsN 4 Aceh Barat Daya (Abdya) gelar sesi pelepasan siswa kelas IX sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat madrasah tsanawiyah bagi 104 siswa dan siswi di halaman MTsN 4, pagi Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 4 Aceh Barat Daya, Syamsulizarni SPd, menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di madrasah.
“Kami bangga kepada anak-anak kami. Bukan materi yang kami harapkan, tetapi jagalah nama baik MTsN 4. Kita adalah anak madrasah, yang diharapkan menjadi panutan di tengah masyarakat. Apa yang selama ini dilakukan bukan untuk menghukum, tetapi untuk mendidik agar anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya, Dr H Marwan Z SAg MM turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menilai pelepasan siswa yang terlaksana dengan baik merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur madrasah dan dukungan orang tua.
“Kegiatan yang dikemas seperti ini bukanlah hal yang mudah. Tanpa kolaborasi seluruh komponen, tentu tidak akan terwujud sebagaimana yang kita saksikan hari ini. Selamat kepada seluruh siswa-siswi yang dilepas. Hari ini bukan akhir dari proses pendidikan, tetapi masih ada langkah-langkah berikutnya yang harus dihadapi untuk menjadi generasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Dalam pesannya kepada para siswa, Marwan menekankan pentingnya menjaga akhlak, ilmu, dan adab sebagai bekal menghadapi masa depan.
"Jadikan akhlak, ilmu, dan adab yang selama ini ditempa di madrasah sebagai modal menghadapi masa depan. Ilmu yang tinggi dan gelar yang hebat tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan adab dan akhlakul karimah,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa peran madrasah di bawah Kementerian Agama tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter dan akhlak peserta didik agar mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan arah dan nilai yang kuat. []













