Pemerintah Kota Subulussalam mengalokasikan Rp2,3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) 2026 untuk bantuan operasional 34 dayah dan beasiswa pendidikan S1 bagi 40 guru dayah serta balai pengajian. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Minhajussalam, Kota Subulussalam, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dari total anggaran tersebut, Rp2 miliar dialokasikan untuk bantuan operasional 34 dayah, yang terdiri atas 11 dayah tipe A, 9 tipe B, 12 tipe C, dan 2 tipe D. Sementara itu, Rp300 juta digunakan untuk beasiswa pendidikan S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi 40 guru dayah dan balai pengajian.
Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Subulussalam, Hotma Capah, mengatakan beasiswa tersebut diharapkan dapat memotivasi para guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.
“Program beasiswa ini diharapkan dapat memotivasi guru dayah dan guru balai pengajian untuk terus meningkatkan mutu kinerja secara profesional,” jelasnya.
Ketua Forum Komunikasi Pimpinan Dayah (FKPD) Kota Subulussalam, Ustadz Amrullah, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, Kementerian Agama Kota Subulussalam, dan Dinas Syariat Islam terhadap pendidikan dayah dan para guru balai pengajian.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu dukungan penting bagi penguatan pendidikan dayah dan upaya mewujudkan Subulussalam sebagai Kota Santri.
Ia berharap perhatian terhadap pendidikan dayah terus berlanjut. Untuk tahun mendatang, FKPD berencana mengusulkan pengadaan bus pesantren guna mendukung mobilitas santri serta alokasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dapat mengabdi di dayah-dayah di Kota Subulussalam.
“Kami berharap usulan ini mendapat perhatian dan dukungan pemerintah,” tambahnya.
Dukungan operasional bagi dayah dan beasiswa bagi guru diharapkan dapat membantu keberlangsungan pendidikan keagamaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik di Kota Subulussalam.[]












