MIN 5 Aceh Jaya Terbitkan Buku Puisi Akrostik, Dorong Budaya Literasi Guru dan Murid

Shahira Ulfa
Shahira Ulfa
Author•23 September 2026
MIN 5 Aceh Jaya Terbitkan Buku Puisi Akrostik, Dorong Budaya Literasi Guru dan Murid
Nurzaitun Bersama Siswa Kelas 5A yang Turut Berkarya Dalam Buku Kumpulan Puisi Akrostik dari Nama Sendiri

Komitmen dalam mengembangkan budaya literasi di madrasah terus diwujudkan oleh MIN 5 Aceh Jaya melalui penerbitan buku antologi berjudul “Kumpulan Puisi Akrostik dari Nama Sendiri”. Buku tersebut menjadi wadah kreativitas bagi guru dan murid kelas 4, 5A, 5B, dan 6 MIN 5 Aceh Jaya dalam menuangkan gagasan, pengalaman, harapan, serta cita-cita melalui karya puisi, Rabu, 23 September 2026.

Buku ini berawal dari gagasan Nurzaitun SPdI MPd, guru Fiqih sekaligus Wali Kelas 5A MIN 5 Aceh Jaya, yang mengajak keluarga besar madrasah untuk mengenal dan mencoba menulis puisi akrostik. Melalui teknik ini, huruf-huruf dalam nama sendiri dijadikan sebagai awal setiap baris puisi sehingga menghasilkan karya yang memiliki makna personal bagi setiap penulis.

Nurzaitun mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari keinginan sederhana untuk mengajak peserta didik lebih dekat dengan dunia menulis.

“Saya ingin anak-anak merasakan bahwa menulis itu menyenangkan dan tidak harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Dari nama mereka sendiri saja, mereka sudah bisa menciptakan sebuah puisi yang menceritakan tentang diri, impian, dan harapan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses penyusunan buku dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan puisi akrostik, pendampingan penulisan, hingga penyuntingan karya. Menurutnya, setiap puisi yang ditulis memiliki keunikan karena menggambarkan karakter dan sudut pandang masing-masing penulis.

“Yang paling membahagiakan adalah melihat keberanian anak-anak untuk mencoba. Mungkin awalnya mereka merasa tidak bisa menulis puisi, tetapi setelah dibimbing mereka mampu menghasilkan karya yang bisa dibaca dan dibanggakan,” tambahnya.

Kepala MIN 5 Aceh Jaya, Alwi Razali SAg, menyampaikan apresiasi atas inisiatif guru dan murid yang telah melahirkan karya bersama tersebut. Ia menilai kegiatan literasi seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi semangat guru dan anak-anak MIN 5 Aceh Jaya. Buku ini menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya,” kata Alwi.

Ia berharap karya tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus membudayakan kegiatan membaca, menulis, dan menghasilkan karya positif.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, H Amirullah Djakfar SHI MH, turut memberikan apresiasi atas lahirnya buku “Kumpulan Puisi Akrostik dari Nama Sendiri”. Menurutnya, kreativitas madrasah dalam mengembangkan literasi merupakan langkah positif dalam membentuk peserta didik yang aktif, kreatif, dan berkarakter.

“Kami mengapresiasi langkah MIN 5 Aceh Jaya yang telah menghadirkan karya literasi bersama antara guru dan murid. Ini menunjukkan bahwa madrasah terus berinovasi dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya melalui kegiatan yang positif dan bermakna,” ujar Amirullah.

Buku “Kumpulan Puisi Akrostik dari Nama Sendiri” disusun oleh Guru dan Murid MIN 5 Aceh Jaya dengan editor Lilik Fatkhu Diniyah. Kehadiran buku ini menjadi salah satu bentuk nyata gerakan literasi madrasah, sekaligus pengingat bahwa sebuah karya besar dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu keberanian menuliskan cerita dari diri sendiri.

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh