[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Sejak USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) PAI usai pekan lalu, hasilnya pun dikirim bertahap ke Kanwil, atau dibawa serta oleh tim yang monev (monitoring dan evaluasi) ke sana.
Sementara Posko/Sekretariat Ujian PAI (Pendidikan Agama Islam) anak sekolah itu, di ruang Perencanaan/Keuangan gedung lama (bawah ruang Kakanwil/Kabag TU lama), Jalan Abu Lam U Banda Aceh.
Ujian serentak se Aceh yang ikut di-monitoring jajaran Kanwil di bawah arahan Bidang PAI Kanwil, dan dipantau para Kakankemenag se Aceh itu, sebelum hasil akhir diumumkan, panitia pun eksta bekerja. “Biasa memindai hingga dini hari…,” jelas Drs H Mardin MA, Kasi di Bidang PAI Kanwil.
Sebelum di-scan, jajaran Kanwil mensortir berkas demi berkas untuk dipindai. Terutama Lembaran Jawaban Komputer (LJK)nya. Nampak kawan yang setia di Bidang PAI, Subbag Umum, dan Sekuriti, sibuk dalam ruang kerja, di lantai bawah gedung lama (bawah ruang Kakanwil) itu. Ada yang milik SMK dan SMU. Ada IPA dan IPS.
Saat sebelum USBNPAI, sosialisasi digelar jajaran Kanwil. Drs H Anas M Adam MPd, Kadisdik Aceh sempat membuka acara yang didampingi Drs H Saifuddin AR, Kabid PAIS Kanwil.
Saat itu, ada materi lain bersama Kabid PAI Drs H Saifuddin AR, Ketua MPD Prof DR Warul Walidin Ak MA, dan Kepala LPMP Aceh Drs Makmun Ibrahim.
Anas Adam ingatkan, kini standar kelulusan kembali ke model lama, ada nilai Ebta dan Ebtanas. Nilai agama menentukan. Jangan sampai nanti jika nilai agama lima, lalu memaksakan kepala sekolah. “Tidak ada pemaksaan kepala sekola,” ingat Kadisdik dalam acara sosialisasi USBN PAI2015 di Grand Nanggroe Banda Aceh (27/2). []














