Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh menjadi narasumber Seminar Nasional Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, di gedung Pascasarjana kampus tersebut, Kamis (22/3).
Seminar nasional tersebut dibuka oleh Direktur Program Studi Pascasarjana Bapak Prof. DR. Syahrizal Abbas, MA.
Sebelum memberikan materi, sosok nomor satu di Kanwil Kemenag Aceh itu menerima Sertifikat dari Direktur Program Studi Pascasarjana.
Dalam materinya Kakanwil menyampaikan tentang "Pentingnya Guru memahami Talents Mapping dalam proses Pembelajaran."
"Pendidikan agama Islam haruslah mengejawantahkan misi profetik dan tanggungjawab pendidikan agama dalam pembangunan mental dan moral manusia," ujar Kakanwil.
Pada kesempatan itu, Kakanwil mengemukakan pengalamannya sebagai juru didik bahwa pendidikan bukan hanya mengisi ranah Intelektual semata, tapi yang lebih utama pada ranah Afektif Psikotorik dan Spritual.
"Guru punya peran sangat luas, selain peran sebagai psikologi, dimana seorang guru mampu membantu dan membimbing peserta didik dengan benar, memotivasi dan memberikan sugesti yang tepat, guru juga harus mampu memberikan solusi dalam penyelesaian masalah anak dengan memperhatikan karakter dan kejiwaan anak," ucap Kakanwil lagi
Guru juga mampu berperan sebagai seorang dokter dan berperan sebagai seorang ulama, luar biasa peran guru inilah yang harus kita kedepankan dalam mendidik, tambah Daud Pakeh.
Peserta sangat antusias menanggapi pengalaman-pengalaman sosok Daud Pakeh yang mempunyai bakat sebagai juru didik yang selalu mengayomi peserta didiknya.
Seminar yang bertema "Dengan Talenta Mapping, Bakat Anak akan Terdeteksi Sejak Dini" juga menghadirkan pakar Talent Mapping ITB Bandung, Muhammad Firman.
Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta, terdiri dari perwakilan Dosen dan Guru PAI, perwakilan Ketua dan Sekretaris Prodi di UIN-ARANIRY dan Mahasiswa S3 UIN Ar-Raniry.[]














