Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama di Aceh untuk terus terlibat aktif dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja (RKA-SK) Tahun 2027 di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh di Kota Langsa, Jum'at, 6 Februari 2026.
Azhari mengatakan, meskipun masa tanggap darurat telah berakhir, namun proses pemulihan pascabencana masih harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran ASN Kemenag di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam bentuk penyaluran bantuan, tetapi juga pendampingan sosial dan keagamaan.
“Kementerian Agama Provinsi Aceh tentu bisa melakukan hal lain selain bantuan materi, seperti pendampingan kepada masyarakat korban banjir. Kawan-kawan di daerah bisa melakukan trauma healing dengan menurunkan penyuluh-penyuluh agama yang bertugas di kecamatan,” kata Azhari.
Ia menambahkan, momentum bulan suci Ramadan yang akan datang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan dapat disesuaikan atau ditambah dengan program psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kita bisa mengganti program Safari Ramadan atau menambah kegiatan psikososial ini di dalam bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Azhari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN Kementerian Agama yang selama ini telah berpartisipasi aktif dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh.
“Terima kasih atas keikhlasan dan pengabdian keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Aceh yang telah hadir, bekerja, dan menguatkan masyarakat dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh,” ucapnya.










