[Singkil | Halimsyah] Kakankemenag Aceh Singkil Drs.Salihin Mizal,MA membuka acara Sosialisasi Pelatihan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru di Aula Kantor Kemenag Aceh Singkil Selasa 31 Maret 2015.
Sesi ini didamping oleh Kasubag TU Jufrizal,S.Ag, Kasi Pendis Drs.Nanang SZ.MM, Kasi Haji Suhardiman, S.Ag.MM, Kasi Bimas Islam Istadisaputra,S.Ag, Kepala Penyelenggara Syariat Hendra Sudirman,S.SosI dan dihadiri oleh 40 orang guru dari utusan Madrasah dari jenjang tingkat MI,MTs,dan MA,baik Swasta Maupun Negeri sekabupaten Aceh Singkili.
Schedule kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang dikumandangkan oleh qari yang merupakan staf Kasi Haji, Mardi ,S.PdI.
Dilanjutkan arahan dan sekaligus peresmian pembukaan acara Sosialisasi Penilaian Angka Keredit Jabatan Guru oleh Kakankemenag aceh singkil Drs.Salihin Mizal,MM.
Acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala MAS Mutaalimin Kecamatan Gunung Meriah Rimo M.Aminsyah,S.PdI.
Kakankemenag Aceh Singkil dalam acara pembukaan menyampaikan arahan berkenaan dengan peningkatan Kwalitas Guru dan PNS dalam lingkungan Kemenag Aceh Singkil perlu adanya perubahan dalam diri masing-masing individu ketika mereka berada dalam peradaban baru dimana mereka disuguhkan dengan komunikasi yang mempersempit ruang, mendekatkan jarak dan mempersingkat waktu.
Oleh karena itu perlu adanya kemampuan intelektuan dan teknologi dalam menghadapi perubahan. Sebab “Hidup adalah sebuah perubahan, alam semesta mengalami perubahan, manusia melewati pintu perubahan dan setiap terjadi perubahan akan terjadi permaslahan baru. Perubahan harus pada diri manusia.”
Selanjutnya Salihin, Mizal mengatakan “Aparatur Sipil Negara (ASN/ penggati Istilah PNS) harus peka dan jeli mengikuti perubahan. Pada masa dahulu, guru bertugas mentransferkan ilmu kepada anak didik, sehingga berubah sikap mereka kearah yang lebih baik, berwawasan dan mampu mengamalkan ilmu. Pada zaman sekarang, disamping mencerdaskan anak didik, guru juga dituntut untuk menguasai ICT dan aplikasi, guru tidak boleh mengharapkan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya diserahkan kepada operator Madarasah seperti PK guru.”
Di samping itu Salihin juga Menekankan kepada pemateri dan panitia lebih diarahkan pada praktek tentang pembuatan SKP dan DUPAK, jangan memperbanyak tiori. Mari kita jalankan fungsi isya Allah tidak ada yang tidak bisa, apa bila ada terdapat kendala mari kita tanyakan pada yang ahlinya
Mengacu kepada Permenpan-RB N0.16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional guru dan angka kredit, maka setiap guru harus mampu menguasai dan memahami PK guru.
Penilaian kerja guru adalah “Penilaian yang dilakukan terhadap setiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan dan jabatannya, pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari kemampuan seorang guru dalam penguasaan dan penerapan kompetisinya.”
Pada dasarnya system penilaian kinerja guru bertujuan “Menentukan tingkat kompetensi seorang guru, meningkatkan efisiensi dan evektifitas kinerja guru, menerapkan suatu landasan pengambilan keputusan tentang efektif atau tidak efektifnya kinerja guru, menyediakan landasan untuk program pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru, menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta mempertahankan sikap-sikap yangf positif dalam mendukung pembelajaran peserta didik untuk mencapai prestasinya serta menyediakan dasar dalam sistem peningkatan promosi dan karir guru.”
Acara yang dilaksanakan selama satu hari ini diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah, pengawas, operator dan guru setiap madrasah diwakili secara berpariasi jumlah guru, Khusus MAN Singkil sebanyak 11 Orang.
Pemateri yang di hadiri dari Analis Kepegawaian Kanwil Kemenag Aceh Hamdani,SE dan Zakaria mengaharapkan kepada seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan mampu menyerap pengetahuan yang diberikan terutama tentang Pedoman Penilaian Profesi Guru yang diakumulasi dalam bentuk Aplikasi penilaian yang di tuangkan dalam Kontrak kerja selama satu tahun yang dirumuskan dalam SKP.
Dalam kesempatan tersebut Hamdani juga meberikan pemahaman kepada peserta tentang pembuatan DUPAK bagi guru untuk pengurusan kenaikan pangkat.
Dalam kegiatan tersebut menurut penilaian sebahagian peserta merasa terlalu singkat biasanya untuk pembahasan materi ini sekurang-kurangnya mehabiskan waktu paling sedikit tiga hari. Dengan demikian banyak peserta merasa kurang puas dan kecewakerena waktu terlalu cepat berlalu.
Dengan harapan pada masa-masa yang akan datang atau kedepan bisa mendatangkan lagi pemateri yang punya kemampuan lebih baik senhingga tanggab dalam menyelesaikan persoalan Dupak, sehingga masing-masing guru dalam lingkungan kemenag Aceh Singkil biasa berkerja dan membuat SKP dan Dupak sendiri, tidak lagi tertunda sebagaimna yang dialami selama ini..
Sementara itu kepala MAN Singkil Sekaligus Sebagai K3M Halimsyah,S.Ag.MA dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Kakankemenag Kabupaten Aceh Singkil telah mengadakan Sosialisasi tentang penulisan SKP dan pembuata Dupak.
Kegiatan ini sangat banyak ilmu yang kami peroleh sehingga kedepan guru-guru yang ada dalam lingkungan Kemenag Aceh Singkil bisa berkarya dan memperbaiki kinerja ke depan, diharapkan tidak ada lagi guru yang tak mampu menyelesaikan administrasi dalam peningkatan kwalitas kinerja ke depan. [yyy]














