Subulussalam (Faisal)--- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, H. Sairun, S.Ag atas nama Pemerintah Kota Subulussalam membuka secara resmi Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kota Subulussalam yang dilaksanakan di halaman Kemenag setempat. Rabu (7/8).
Pentas PAI digelar untuk mengukur prestasi dan motivasi peserta didik, agar lebih mencintai dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam sekaligus sebagai seleksi utusan Kota Subulussalam ke tingkat provinsi dengan kriteria penilaian dan ketentuan yang berlaku.
Sahdin Boang Manalu, ketua panitia Pentas PAI sekaligus Kasi Pendidikan Islam Kemenag setempat mengatakan dalam laporannya, Pentas PAI melombakan kegiatan bidang Pendidikan Agama Islam baik bersifat akademik maupun non-akademik secara beregu dan perorangan. Kegiatannya meliputi LCC, pemilihan dai cilik, MTQ, MHQ, kaligrafi dan lain sebagainya.
Kegiatan tersebut kata Sahdin, merupakan program nasional. Pentas PAI diikuti peserta siswa yang sedang menempuh pendidikan di kelas 1 sampai kelas 5. Mereka merupakan perwakilan dari 5 Kecamatan Se-kota Subulussalam.
“Mereka yang ikut pada Pentas PAI adalah siswa-siswa pilihan hasil seleksi dan yang terbaik dari Siswanya akan kita bawa ke tingkat berikutnya. Kami berharap dari salah satu mata lomba ada yang menorehkan prestasi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, H. Sairun,S.g , dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan mengatakan, bahwa dunia pendidikan saat ini sedang menjadi sorotan publik dengan sejumlah dinamika yang ada di lapangan. Pendidikan sekarang tidak hanya berorientasi akademik saja, namun membentuk mutu yang mumpuni khususnya di Kota Subulussalam.
Ia juga mengatakan bahwa Dinas Pendidikan saat ini belum bisa mempertajam mutu pendidikan yang saat ini, dalam waktu dekat Dinas Pendidikan akan melakukan kerja dengan Provinsi untuk mengukur mutu pendidikan yang ada.
Sairun juga akan membantu Pentas PAI ini dengan pendaan yang ada untuk tahun 2020 sehingga seleksi yang dilakukan akan menghasilkan peserta yang baik dan dapat mengharumkan nama baik Pemerintah Subulussalam.
“ Pentas PAI ini menjadi salah satu tolok ukur terhadap keberhasilan pendidikan agama di sekolah, karena pentas ini merupakan salah satu pembinaan aktualisasi diri siswa terutama dalam pengamalan ajaran Islam,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut ialah Plt Kemenag, Ketua MPU, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para Kasi, Pengawas SD, SMP, SMA/SMK dan seluruh kepala Sekolah.














