Guru PAI Aceh Jaya Didorong Adaptif, AI Jadi Tools Pembelajaran

Shahira Ulfa
Shahira Ulfa
Author08 September 2026
Guru PAI Aceh Jaya Didorong Adaptif, AI Jadi Tools Pembelajaran
Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh Dr Aida Rina Elisiva BACC MM Memberikan Pembinaan

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Aceh Jaya didorong memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu pembelajaran, namun tetap mengedepankan kepedulian, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai agama. Hal tersebut disampaikan Kabid PAI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh sekaligus Plt Kabag Tata Usaha, Dr Aida Rina Elisiva BACC MM, dalam kegiatan Pembinaan Guru PAI Tahun 2026 di Balai Kegiatan Guru (BKG) Calang, Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya melalui Seksi Pendidikan Islam tersebut mengusung tema “Implementasi Artificial Intelligence sebagai Tools dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam”. Kegiatan diikuti para pengawas PAI dan seluruh guru PAI di Kabupaten Aceh Jaya.

Dalam arahannya, Aida Rina menekankan bahwa perkembangan teknologi harus berjalan beriringan dengan kepedulian guru terhadap lingkungan dan perkembangan peserta didik. Menurutnya, guru tidak cukup hanya menguasai teknologi dan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki peran penting dalam membimbing dan mendampingi peserta didik.

“Kita harus peduli sesama, peduli dengan lingkungan sekitar, dan yang paling penting peduli dengan anak-anak didik kita. Guru jangan hanya mengajar, tetapi juga harus terus mengingatkan dan mendampingi mereka agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama,” ujarnya.

Ia mengatakan, guru PAI tidak perlu alergi terhadap perkembangan teknologi, termasuk AI. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk membantu guru menjadi lebih kreatif dalam menyiapkan materi maupun metode pembelajaran.

“AI itu tools, bukan pengganti guru. Karena itu, gunakan teknologinya, tetapi jangan sampai kehilangan kepedulian kepada anak-anak kita. Mereka membutuhkan guru yang hadir, yang mau mengingatkan, mendengar, dan mengarahkan,” lanjutnya.

Aida Rina juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi tidak dapat menggantikan sentuhan, keteladanan, dan kepedulian seorang guru. Karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI perlu tetap ditempatkan sebagai sarana untuk memperkaya proses pembelajaran, bukan menggantikan peran pendidik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, H Amirullah Djakfar SHI MH, mendorong para guru PAI untuk terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi dan meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dengan tetap mempertahankan nilai-nilai agama dan karakter peserta didik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Jaya, Saifullah SHum MA, dan Kasi Pendidikan Islam, Erna Suraiya SAg. Hadir pula jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, yakni Nuraidah SE, Suri Hasnawati SHI, dan Sayed Chairulsyah SKom. []

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh