Bunda Inklusi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya resmi dikukuhkan oleh Ibu Nurlaili Azhari, selaku Ketua DWP Kementerian Agama Provinsi Aceh, pada hari ini di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya.
Selain di Nagan Raya, rangkaian pengukuhan juga dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Bunda Inklusi di wilayah kerja Kemenag Aceh.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan guna mendorong terlaksananya program-program inklusi di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Nurlaili Azhari menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan berbagai program organisasi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama yang solid antar pengurus dan seluruh pihak terkait.
“Kolaborasi menjadi kunci utama agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.
Khusus di Nagan Raya, kegiatan ditutup dengan forum group discussion (FGD) yang bertujuan untuk menjalin keakraban serta menumbuhkan kekompakan antar anggota. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjalankan peran ke depan.
Dengan dikukuhkannya Bunda Inklusi ini di dua wilayah, diharapkan DWP Kemenag semakin solid dalam menghadirkan program-program yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak positif bagi masyarakat.[]












