Banda Aceh (Humas)---Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh mengukur arah kiblat mushalla baru di Gampong Alue Glong, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Rabu, 3 Februari 2021.
Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra mengatakan, kalibrasi kiblat harus dilakukan dengan penuh ketelitian agar tidak bergeser.
"Diperlukan ketelitian untuk mengukur arah kiblat, sehingga tidak bergeser, karena satu derajat saja selisih, maka akan bergeser ratusan kilometer dari Ka’bah," kata Alfirdaus yang juga menjabat Kasi Kemasjidan, Hisab Rukyat dan Bina Syariah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Sebab itu, Firdaus mengimbau kepada perangkat desa atau panitia pembangunan masjid dan musalla untuk melayangkan surat pengukuran arah kiblat ke Kemenag kabupaten/kota atau Kanwil Kemenag Aceh.
"Untuk pembangunan masjid atau mushalla baru diusahakan untuk mengundang pengukur Kiblat yang ada di Kementerian Agama sehingga tidak terjadi kesalahan di kemudian hari," katanya.
Usai melakukan pengukuran arah kiblat, Tim Falakiyah kemudian memberikan memberi tanda pada hasil pengukuran dengan menarik garis arah kiblat dan garis shaf sebagai tanda untuk memudahkan panitia pembangunan mushalla tersebut.
Sementara itu, koordinator pembangunan, Kapten Ahmad Hizam yang juga Komandan Kompi senapan A di Yonif 113 Seulimum menyebutkan, pembangunan mushalla ini untuk memudahkan ibadah bagi masyarakat Alu Glong serta menjadi alternatif bagi orang yang berpergian untuk singgah shalat dan beristirahat.
Saat pengukuran arah kiblat di mushalla tersebut, Tim Falakiyah didampingi oleh Kepala Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Aceh Besar Drs H Imran.















