[Kanwil | Muhammad Yakub Yahya] Melibatkan 70-an penembak, suasana samping Kanwil kian semarak dan ramai. Apalagi penonton bisa saksikan sambil nonton di Kantin Taufiq Kupi. Theeet theeet theeet theeet, suara senapan angin menyentakkan seisi lapangan voli Kanwil, dan sekitarnya. Acara diamankan puluhan polisi dan Satpol PP/WH Kota Banda Aceh.
"Siap-siap, tiga menit untuk tiga peluru," aba-aba juri. Setelah Jumat sore (12/12) sukses dengan techinical meeting, Sabtu-Ahad tembakan lomba, kerjasama Kanwil Kemenag Aceh, Perbakin, Pemkot, dan Forkbar. Jajaran Kanwil juga nampak ikut serta. Bahkan saat meeting, Kabag TU H Habib Badaruddin dan jajarannta, ikut saksikan dari luar arena.
Menarik, sejumlah wajah wanita ikuti ajang menembak dalam rangka memperingati hari Pahlawan, yang digelar pengurus Cabang (Pengcab) Perbakin Kota Banda Aceh, kejuaraan menembak senapan angin yang dimulai dari tanggal 13 s/d 14 Desember itu.
“Acara ini di Lapangan Volly Kantor Wilayah Kemenag Aceh. Sejumlah 70 lebih peserta bertarung,” jelas Ketua panitia, M Rizal.
Kejuaraan yang berhadiah total Rp 12.500.000 ini mempertandingkan dua nomor, yakni nomor Air Rifle Hunting untuk umum dan Air Rifle Hunting Youth dan Junior Putra dan Putri.
“Untuk Youth akan diikuti oleh anak-anak usia 14 s/d 16 tahun dan bagi junior untuk usia di atasnya,” jelas Rizal.
Sang juara, katanya, akan direkrut oleh Perbakin Banda Aceh untuk dibina dan kemudian dikirim ke event-event yang lain. [inmas, foto: fadhlan, peserta penggembira]















